TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Halaman Kantor Bupati Kukar, pada Senin (4/5/2026). Dalam momentum tersebut, Bupati Kukar, dr Aulia Rahman Basri, menegaskan komitmen pemerintah dalam menjadikan pendidikan sebagai sektor unggulan demi transformasi daerah.
Bupati Kukar, dr Aulia Rahman Basri, mengatakan bahwa penguatan sektor pendidikan merupakan kunci utama bagi Kukar, untuk beralih dari ketergantungan pada industri ekstraktif menuju industri non-ekstraktif. Menurutnya, transformasi ini mustahil terwujud tanpa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni.
”Kukar Idaman Terbaik menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu sektor unggulan. Komitmen kami jelas, anggaran pendidikan kita saat ini sudah mencapai 23 persen. Ini merupakan bukti bahwa kita tidak main-main dalam membangun SDM,” ungkap dr Aulia.
Untuk mencapai target tersebut, dr Aulia memaparkan lima strategi utama yang tengah diusung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar. Yakni pertama kesejahteraan dan kualitas guru dengan menjamin kualitas, kuantitas, serta kesejahteraan tenaga pendidik.
“Tanpa guru yang hebat, tidak mungkin lahir murid-murid yang hebat,” ujarnya.
Pembenahan sarana prasarana dengan memastikan kecukupan ruang kelas yang nyaman dan fasilitas sanitasi yang layak, guna mendukung proses belajar mengajar yang normal.
Serta akurasi data pendidikan dengan melakukan pemutakhiran data kependidikan secara berkala, untuk menghindari adanya data fiktif dan menjamin adanya pelatihan berkelanjutan bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi mereka.
“Kemudian pemenuhan perlengkapan siswa, memastikan perlengkapan sekolah anak-anak tercukupi untuk meminimalisir potensi perundungan (bullying) akibat keterbatasan fasilitas,” ujarnya.
Selain kelima strategi tersebut, Pemkab Kukar juga terus menggulirkan program Beasiswa Kukar Idaman. Tahun ini, pemerintah telah menyiapkan kuota sebanyak 7.200 beasiswa untuk memastikan anak-anak di Kukar dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.
”Harapan kita dengan strategi ini, angka putus sekolah dapat terus ditekan, angka melek huruf meningkat, dan dunia pendidikan di tempat kita bisa jauh lebih maju lagi,” jelasnya.
Peringatan Hardiknas tahun ini menjadi simbol optimisme bagi Kukar dalam mencetak generasi emas yang siap membawa daerah menuju masa depan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Penulis : Shavira Ramadhanita
Editor : Afi



