JAKARTA — Final Piala Asia Futsal 2026 menjadi panggung penegasan kekuatan lama, sekaligus kelahiran kekuatan baru di Asia. Iran kembali menunjukkan statusnya sebagai penguasa futsal di Asia, sementara Indonesia menorehkan capaian historis yang belum pernah diraih sebelumnya.
Iran menyegel gelar juara Piala Asia Futsal 2026 usai mengalahkan tuan rumah Indonesia lewat adu penalti. Dalam laga final yang berlangsung dengan dramatis di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Kemenangan ini membuat Iran semakin kokoh sebagai negara dengan gelar terbanyak di sepanjang sejarah turnamen. Sudah 14 gelar dikoleksinya sejauh ini.
Dilansir dari detik.com pada Minggu (8/2/2026), keberhasilan tersebut semakin memperpanjang dominasi Iran yang telah berlangsung sejak edisi perdana turnamen pada 1999. Sepanjang sejarah Piala Asia Futsal, hanya Iran dan Jepang yang pernah merasakan gelar juara, dengan Jepang tercatat mengoleksi empat trofi dan kerap menjadi rival terdekat Iran.
Di luar dua negara tersebut, sejumlah tim kuat Asia seperti Uzbekistan, Thailand, Korea Selatan, dan Kazakhstan pernah menembus partai puncak, namun selalu gagal mengangkat trofi. Kini, daftar itu bertambah satu nama: Indonesia.
Turnamen edisi 2026 menjadi tonggak penting bagi Timnas Futsal Indonesia. Untuk pertama kalinya, skuad Garuda berhasil menembus babak final Piala Asia Futsal dan mengakhiri turnamen sebagai runner-up. Capaian ini menempatkan Indonesia sejajar dengan negara-negara elite Asia yang pernah tampil di final.
Partai puncak sendiri berlangsung dalam tensi tinggi. Indonesia mampu memberikan perlawanan sengit, bahkan memaksa laga berakhir imbang 5-5 hingga perpanjangan waktu. Namun, ketenangan Iran dalam adu penalti memastikan kemenangan dengan skor 5-4.
Meski gagal meraih gelar, keberhasilan melaju hingga final menandai babak baru futsal nasional. Indonesia kini tak lagi sekadar peserta, melainkan telah resmi masuk dalam peta kekuatan futsal Asia. (dtk/RK)



