TENGGARONG – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar terus menggenjot upaya perlindungan perempuan dan anak, melalui pengaktifan Mall Pelayanan Perempuan dan Anak (MPPA). MPPA dirancang sebagai pusat layanan terpadu yang menangani kasus kekerasan secara menyeluruh dan holistik.
Plt Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayetno, menjelaskan bahwa MPPA akan menjadi “one stop service” yang memudahkan masyarakat mendapatkan bantuan tanpa harus berpindah-pindah lokasi. “MPPA bukan sekadar tempat penanganan kasus kekerasan, tapi juga pemulihan pusat sosial dan ekonomi korban agar mereka bisa bangkit kembali, ” ungkap Hero Suprayetno.
MPPA akan menangani kasus-kasus mulai dari akar permasalahan hingga proses pemulihan, termasuk pemberdayaan keluarga yang terdampak kekerasan akibat tekanan ekonomi. Dengan konsep kolaboratif ini, berbagai instansi dan pemangku kepentingan akan bersinergi memberikan layanan secara terpadu dalam satu wadah.
Langkah strategis ini didukung penuh Pemkab Kukar sebagai bagian dari program Kukar Idaman, guna menjamin perlindungan, kesejahteraan, dan keadilan bagi kelompok rentan di daerah ini, ” Kami optimis MPPA akan mempermudah akses layanan dan meningkatkan efektivitas penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak,” tutup Hero Suprayetno. (ADV)
Penulis : Shavira Ramadhanita



