TENGGARONG – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh isu viral mengenai penampakan pocong jadian-jadian, yang disebut-sebut meresahkan warga di wilayah Tenggarong dan Tenggarong Seberang. Menanggapi keresahan tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak cepat melakukan penelusuran.
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Kukar, AKP Ecky Widi Prawira, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima informasi tersebut dan langsung berkoordinasi dengan tim terkait untuk memastikan kebenarannya.
“Itu kemarin sempat kami sudah menerima ya, itu informasi adalah, tapi nanti kami akan pastikan lagi ya, itu adalah video yang berasal dari Tangerang, bukan berasal dari Tenggarong,” ungkap AKP Ecky Widi Prawira.
Setelah dilakukan pengecekan lebih mendalam oleh tim siber, dipastikan bahwa video yang beredar tersebut sama sekali tidak diambil di wilayah Kukar, melainkan hasil rekayasa informasi atau framing.
“Kami sudah cek ke tim cyber ya, bahwa itu bukan posisinya di Tangerang, namun video yang berada di Tangerang, di framing terjadi di wilayah Tenggarong,” jelasnya.
Terkait penyebaran video bohong yang sempat memicu kepanikan ini, AKP Ecky menjelaskan bahwa penindakan hukum terhadap pelaku penyebar hoaks memerlukan prosedur hukum yang berlaku, yakni delik aduan.
“Tentunya ada dengan-dengan ya penyebaran berita hoaks, tentunya kan itu kita harus ada deliknya, delik aduan ya. Kita harus ada yang melaporkan, tapi kami tentunya dari kepolisian juga tidak hanya tinggal diam, kami pasti akan mengklarifikasi apakah berita itu hoaks atau tidak,” tegasnya.
Ecky pun mengimbau warga Tenggarong dan sekitarnya untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu mistis, yang sengaja digulirkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Polisi memastikan akan selalu siap sedia menjaga keamanan warga dari tindak kriminal yang nyata.
“Saya harapkan masyarakat jangan merisau, jangan takut, ya tentunya kalau memang ada peristiwa yang sifatnya itu tindak pidana seperti pencurian, pencurian kekerasan ataupun begal, kita pasti akan tangani,” tutupnya.
Penulis : Shavira Ramadhanita
Editor : Afi



