SAMARINDA – Rencana penyelenggaraan turnamen AFF U-17 di Kalimantan Timur (Kaltim) dipastikan batal. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan memindahkan lokasi pertandingan ke Jawa Timur setelah hasil verifikasi stadion dinilai belum memenuhi standar pencahayaan internasional.
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menjelaskan bahwa tim inspeksi telah melakukan pengecekan di Stadion Segiri Samarinda dan Stadion Batakan Balikpapan. Dari hasil evaluasi, intensitas pencahayaan Stadion Segiri masih berada di bawah batas minimal yang ditetapkan federasi sepak bola Asia untuk laga internasional kelompok umur.
“Standar minimal untuk turnamen seperti ini 1.200 lux. Hasil pengukuran masih di bawah itu, sehingga belum bisa digunakan,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).
Dengan waktu persiapan yang dinilai tidak cukup untuk melakukan peningkatan fasilitas, PSSI akhirnya menetapkan dua stadion di Jawa Timur sebagai lokasi pengganti, yakni Stadion Gelora Delta dan Stadion Joko Samudro.
Meski demikian, Yunus membuka peluang bagi Kalimantan Timur untuk menjadi tuan rumah agenda sepak bola internasional lainnya, asalkan perbaikan infrastruktur dapat segera direalisasikan.
Ia juga menyinggung rencana awal pemusatan latihan tim di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebelum pertandingan digelar di Samarinda dan Balikpapan. Namun dengan dipindahkannya venue ke Jawa Timur, skema training center kemungkinan akan disesuaikan agar lebih dekat dengan lokasi pertandingan.
PSSI berharap peningkatan fasilitas stadion di Kaltim dapat segera dilakukan, sehingga ke depan wilayah tersebut tetap berpeluang menjadi tuan rumah kompetisi nasional maupun internasional. (RK)



