Tim Ad Hoc Dibentuk, Fokus Pemulihan Psikologis Korban Pelecehan di Ponpes Tenggarong Seberang

TENGGARONG – Kepala UPTD P2TP2A DP3A Kukar, Faridah, mengungkapkan progres terbaru dari tim Ad Hoc yang menangani kasus terkait korban pelecehan di Ponpes Tenggarong Seberang. Saat ini tim masih dalam tahap pembahasan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan belum bisa langsung turun ke lapangan.

“Setelah RDP yang kedua, tim Ad Hoc akan mulai bekerja lebih intensif. Namun sebelumnya, kami telah mengadakan rapat internal bersama psikolog dan psikiater, karena penanganan psikologis korban merupakan hal yang sangat penting,” ungkap Faridah.

Tim Ad Hoc sendiri merupakan gabungan dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan anggota DPRD Kukar. Ia menambahkan bahwa teknis penanganan di lapangan akan lebih fokus pada aspek psikologis korban.

“Setelah ini, saya akan membawa Tim Ad Hoc untuk rapat lanjutan terkait tindak lanjut kelapangan ini kan membawahi beberapa OPD dan DPRD juga jadi kita sinkronkan juga waktunya tidak bisa juga Tim Ad Hoc bekerja sendiri karena ini lembaga Tim yang ada didalam Tim itu sendiri ada beberapa OPD dan anggota DPRD,” tambahnya.

Sementara itu, korban yang ditangani tim Ad Hoc sudah mulai melanjutkan sekolah dengan memilih sekolah lain, sebagai bagian dari upaya pemulihan dan perlindungan mereka.

Lebih lanjut, Faridah berharap tim Ad Hic dapat segera turun ke lapangan secepatnya. “Saya ingin bisa turun secepatnya kalau bisa turun minggu depan ya minggu depan kita sudah turun karena juga masyarakat menunggu langkah nyata dari Tim Ad Hoc ini ,” tutup Faridah. (ADV)

Penulis : Shavira Ramadhanita

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.