BONTANG – Polres Bontang meningkatkan patroli malam selama bulan Ramadan, guna merespons maraknya aksi balap liar yang meresahkan masyarakat. Dalam operasi yang berlangsung selama tiga hari, delapan unit sepeda motor berhasil diamankan dari sejumlah lokasi rawan.
Penindakan dilakukan oleh jajaran Satlantas Polres Bontang dengan menyasar titik-titik yang kerap dijadikan arena kebut-kebutan usai salat tarawih hingga menjelang subuh.
Kapolres Bontang melalui Kasatlantas AKP Purwo Asmadi menjelaskan, operasi pertama digelar pada Kamis (19/2/2026) malam. Dalam kegiatan tersebut, lima pengendara diamankan dari tiga kawasan berbeda, yakni Loktuan, Kilometer 3, dan Gunung Sari. Operasi kemudian dilanjutkan pada Jumat (20/2/2026) dan Sabtu (21/2/2026) dengan menjaring tiga pengendara di Simpang Berbas.
“Sebagian besar masih berstatus pelajar, tidak memiliki SIM, bahkan ada yang masih di bawah umur,” ujarnya.
Ia menambahkan, patroli dan pemantauan dilakukan secara intensif selepas tarawih hingga sekitar pukul 07.00 Wita. Namun demikian, petugas mengedepankan aspek keselamatan dalam setiap tindakan di lapangan.
“Kami hanya menindak saat kendaraan bisa diamankan dalam kondisi belum melaju. Kalau sudah balapan, itu justru bisa membahayakan pengendara lain. Kami harap orang tua berperan,” jelasnya.
Kepolisian mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hari selama Ramadan, guna mencegah keterlibatan dalam aktivitas yang berisiko terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. (RK)



