TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan perhatian khusus terhadap kondisi operasional di Tangga Arung Square, yang saat ini tengah ditangguhkan. Berdasarkan pemantauan di lapangan, sejumlah kios masih terpantau tutup.
Menanggapi situasi ini, Bupati Kukar, dr Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa pihaknya sedang mengambil langkah cepat. Ia mengungkapkan telah melakukan pembagian tugas khusus dengan wakil bupati, untuk menangani permasalahan pasar secara langsung.
“Segera, jadi kami sudah berdiskusi membagi tugas dengan wakil bupati, ini wakil bupati incar sepenuhnya ini di pasar, sekarang beliau berusaha untuk merapikan,” ungkap dr Aulia.
Langkah tegas untuk merapikan manajemen pasar ini diambil bukan tanpa alasan. Bupati dr Aulia membeberkan adanya temuan ketidakberesan dalam praktik di lapangan, yang harus segera dihentikan sebelum menjadi preseden buruk.
“Karena ada memang, kami melihat penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di sana, dan ini kita tidak mau penyimpangan-penyimpangan ini terus berlanjut. Makanya ini coba, mumpung ini masih baru, ini coba kita rapikan semuanya, sehingga pasar ini bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.
Penataan ulang ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah, dalam memastikan fasilitas publik dikelola secara transparan dan profesional. Ia menyadari bahwa para pedagang dan masyarakat membutuhkan kepastian, agar roda perekonomian di Tangga Arung Square bisa kembali berputar.
“Segera kok, kita paham ini butuh langkah cepat dari kita, dan kami konsern untuk menyelesaikan itu,” ujarnya.
Diketahui, saat ini wakil bupati Kukar beserta jajarannya sedang bekerja intensif, untuk merapikan data dan manajemen kios. Ini dilakukan agar penyimpangan yang ditemukan tidak lagi terulang saat pasar resmi beroperasi kembali secara penuh.
Penulis : Shavira Ramadhanita
Editor : Afi



