SAMARINDA – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan Telkomsel untuk memperluas aksi sosial kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan hewan kurban di berbagai daerah di Indonesia. Program yang dijalankan lewat inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan itu menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan, mulai dari kaum dhuafa hingga lembaga pelayanan sosial.
Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat, khususnya pada momen keagamaan yang identik dengan semangat berbagi dan gotong royong.
Tak hanya mendistribusikan hewan kurban, Telkomsel juga menyalurkan bantuan dalam bentuk makanan olahan siap konsumsi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, terutama bagi kelompok masyarakat dengan keterbatasan akses.
Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna, mengatakan peringatan Iduladha menjadi pengingat penting bagi perusahaan untuk terus hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya melalui layanan telekomunikasi, tetapi juga lewat aksi sosial yang berdampak langsung.
Menurutnya, bantuan yang disalurkan setiap tahun diupayakan benar-benar tepat sasaran sehingga bisa memberikan manfaat nyata bagi penerima.
“Momentum Iduladha menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkuat kepedulian sosial. Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Telkomsel turut menggandeng berbagai pihak, termasuk lembaga kemanusiaan, pelaku UMKM lokal, serta sejumlah mitra strategis. Keterlibatan banyak pihak tersebut dinilai penting agar distribusi bantuan berjalan lebih efektif sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat di tingkat lokal.
Selain berasal dari perusahaan, bantuan hewan kurban juga merupakan hasil kontribusi karyawan dan dukungan para mitra yang mempercayakan penyalurannya kepada Telkomsel.
Program berbagi tahunan ini diharapkan mampu memperkuat nilai kebersamaan sekaligus menghadirkan dampak sosial yang lebih luas. Telkomsel menilai kolaborasi menjadi kunci penting agar manfaat yang diberikan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Di sisi lain, pelibatan usaha mikro lokal dalam proses pengadaan dan distribusi bantuan juga menjadi bagian dari langkah perusahaan mendukung penguatan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan. (Rls/RK)



