Target Agustus Beroperasi, Dispar Kukar Kebut Finishing Waterboom Pulau Kumala

TENGGARONG – Objek wisata Pulau Kumala yang terletak Kutai Kartanegara (Kukar), dipastikan akan semakin menarik dalam waktu dekat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) tengah memprioritaskan penyelesaian wahana waterboom, agar dapat segera dinikmati masyarakat pada Agustus 2026 mendatang.

Plt Kepala Dispar Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa fokus utama pekerjaan saat ini adalah tahap penyelesaian, pembangunan landscape, serta merapikan instalasi pendukung wahana tersebut.

Meski sempat terdapat kebijakan efisiensi anggaran, Arianto menegaskan bahwa pimpinan telah mengambil kebijakan untuk tetap memfungsikan wahana di tahun 2026 ini. Jika tidak diberi anggaran, bangunan tersebut dikhawatirkan tidak dapat difungsikan secara maksimal.

​”Insya Allah tahun ini dianggarkan, jadi target kami itu mudah-mudahan nanti di Juli sudah bisa dipakai, sudah selesai, dan mudah-mudahan Agustus itu bisa kita gunakan,” ungkap Arianto.

Untuk menyelesaikan bagian landscape saja, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp2-3 miliar yang bersumber dari anggaran murni. Proses lelang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat dengan estimasi pengerjaan fisik memakan waktu sekitar 3 hingga 4 bulan.

Nantinya, Pulau Kumala tidak hanya menawarkan waterboom. Kawasan ini akan dibagi menjadi beberapa klaster diantaranya Klaster Edukasi dan Alam, Taman Keanekaragaman Hayati, ​Klaster Rekreasi berupa wahana permainan anak-anak dan waterboom. Kemudian Klaster Olahraga dengan melengkapi fasilitas jogging track untuk masyarakat.

“Jadi mereka kalau mau olahraga, bawa anak-anaknya bisa main ke situ di waterboom. Orang tuanya olahraga bisa, sambil belajar juga di Taman Keanekaragaman Hayati,” tambah Arianto.

Mengenai tarif masuk wahana, Arianto menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan penghitungan. Besaran tarif akan disesuaikan dengan biaya operasionalisasi wahana. Namun, ia membocorkan adanya skema promosi dan diskon saat pembukaan nanti untuk menarik minat pengunjung.

​Dispar Kukar juga memastikan akan menggandeng pihak terkait guna memastikan kelayakan wahana, sebelum dibuka secara resmi untuk umum. Terutama menyasar momentum libur sekolah pertengahan semester atau libur bulan Agustus.

“Harapan kita, waterboom ini bisa menjadi alternatif pilihan kunjungan wisata, khususnya bagi anak-anak di Kutai Kartanegara dan sekitarnya. Jadi tidak perlu jauh-jauh lagi. Mari kita jaga dan rawat bersama untuk keberlanjutannya,” tutup Arianto.

Penulis : Shavira Ramadhanita

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.