TENGGARONG – Suasana berbeda terlihat di kalangan jurnalis Kutai Kartanegara (Kukar) dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Untuk sejenak, aktivitas peliputan, penulisan berita, serta kejar tayang deadline ditinggalkan. Para wartawan justru larut dalam atmosfer kompetisi digital lewat Turnamen e-Football PS4 yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kukar, Selasa (10/2/2026).
Stik PS4 menggantikan buku catatan dan gawai liputan. Tatapan serius para jurnalis tertuju pada layar televisi, memadukan konsentrasi dan strategi demi mencetak gol di arena virtual. Meski sarat persaingan, suasana tetap cair dengan tawa, candaan, dan saling menyemangati antarpeserta.
Turnamen ini diikuti oleh 25 wartawan dari berbagai platform media, mulai dari media cetak, online, elektronik, hingga televisi. Selama satu hari penuh, Sekretariat SMSI Kukar disulap menjadi arena pertandingan yang menyuguhkan duel refleks dan taktik, namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Alih-alih berburu pernyataan narasumber, para peserta justru fokus menaklukkan lawan di dunia digital. Sistem pertandingan berbasis grup membuat laga berlangsung dinamis, sementara sorak sorai yang pecah di setiap gol menjadi penanda kuatnya kebersamaan di antara insan pers Kukar.
Ketua SMSI Kukar, Angga Triandi, menilai turnamen ini sebagai wadah alternatif untuk mempererat silaturahmi di tengah padatnya aktivitas jurnalistik sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa wartawan juga butuh ruang kebersamaan. Bukan hanya profesional di pekerjaan, tetapi juga solid sebagai komunitas,” ujarnya.
Lebih jauh, Angga menyebut kegiatan ini tidak sekadar hiburan, tetapi juga membuka peluang pengembangan e-sport di kalangan wartawan. Ia melihat potensi atlet e-sport dari insan pers cukup menjanjikan untuk disiapkan menghadapi ajang-ajang resmi.
“E-sport sudah menjadi cabang yang diakui. Kami ingin wartawan Kukar juga punya wakil yang siap bersaing,” tambahnya.
Antusiasme peserta tetap terjaga hingga pertandingan terakhir. Salah satu wartawan media online, Fajar, mengungkapkan bahwa turnamen ini menghadirkan nuansa berbeda dalam perayaan HPN tahun ini.
“Seru. Bisa saling bercanda, tapi tetap kompetitif. Ini momen yang jarang, tapi justru bikin kami makin akrab,” katanya. (RK)



