TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus bergerak cepat, untuk memastikan seluruh wilayah di Kukar teraliri listrik. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, pemerintah daerah kini memprioritaskan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal sebagai solusi bagi wilayah yang masih mengalami blank spot kelistrikan.
Plt Kepala Bappeda Kukar, Syarifah Vanesa Vilna, menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk mengatasi keterbatasan jangkauan jaringan PLN di beberapa titik.
“Itu kan tadi ada beberapa titik yang masih blank spot, sebenarnya kalau kita berdayakan, kita harapannya ada dukungan dari PLN. Tapi misalkan memang itu belum terjangkau oleh PLN, kita kan ada PLTS Komunal ya. Harapannya, PLTS ini menjadi solusi terkait kelistrikan,” ungkap Syarifah.
Berdasarkan data koordinasi dengan pihak PLN, saat ini teridentifikasi sekitar enam titik di wilayah Kukar yang masih sulit dijangkau oleh jaringan listrik konvensional.
Syarifah menekankan bahwa wilayah-wilayah yang masuk kategori 3T (Terluar, Terpencil, dan Tertinggal) menjadi target utama pemenuhan listrik melalui panel surya.
“Target kita itu sebenarnya daerah-daerah yang 3T ya, terluar, terpencil. Nah itu sebenarnya kita sudah penuhi dengan pemenuhan PLTS tadi. Artinya memang sulit terjangkau oleh PLN kan, kayak misalkan di desa Sepatin, itu kan sulit itu lokasinya,” tambahnya.
Pembangunan infrastruktur kelistrikan berbasis tenaga surya bukan sekadar program teknis, melainkan perwujudan dari visi misi kepala daerah. Syarifah menegaskan bahwa penyediaan akses listrik yang merata hingga ke pelosok, merupakan instruksi langsung dan bagian dari program prioritas bupati Kukar.
Dengan adanya PLTS Komunal, diharapkan kemandirian energi di desa-desa terpencil dapat segera terwujud, sehingga mampu mendorong kualitas hidup masyarakat di wilayah pesisir maupun pedalaman Kukar.
“Jadi itu sebenarnya memastikan bahwa tidak ada yang tidak terjangkau dengan listrik penerangan. Nah itu bagian daripada program prioritas bupati,” tegasnya
Penulis: Shavira Ramadhanita



