Pemdes Bukit Pariaman Terapkan Penyerapan Tenaga Kerja Satu Pintu Melalui Karang Taruna

TENGGARONG – Pemerintah Desa (Pemdes) Bukit Pariaman, Kecamatan Tenggarong Seberang, menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja lokal. Untuk memastikan proses perekrutan berjalan transparan, rapi, dan tepat sasaran, penyerapan tenaga kerja di desa tersebut disepakati melalui sistem satu pintu di bawah naungan Karang Taruna.

Kepala Desa Bukit Pariaman, Sugeng Riyadi, menjelaskan bahwa langkah ini diambil guna menghindari kerancuan serta tumpang tindih informasi, yang berpotensi memicu kendala di lapangan.

Melalui mekanisme satu pintu, pihak desa dapat memfilter dan memastikan calon tenaga kerja yang terserap benar-benar merupakan warga asli lokal atau ring 1.

​”Untuk penyerapan tenaga kerja, kami dari Desa Bukit Pariaman tetap satu pintu melalui Karang Taruna. Kalau terlalu banyak pintu, ini akan menjadi rancu di lapangan. Supaya bisa kita filter, apakah itu warga kita atau luar,” ungkap Sugeng Riyadi.

​Ia menambahkan bahwa komitmen memprioritaskan warga setempat, telah menjadi kesepakatan bersama. Hingga saat ini, proses penyerapan tenaga kerja di Desa Bukit Pariaman berjalan tanpa hambatan dan dalam kondisi yang aman.

​”Kami sepakat bahwa dalam penyerapan tenaga kerja tidak ada masalah dengan warga kami. Clear and clean, murni tidak ada masalah. Kami tetap pastikan itu murni warga Bukit Pariaman. Kita komitmen menjaga kondusivitas,” tegasnya.

​Berdasarkan pendataan Karang Taruna setempat, jumlah warga yang terdata untuk penyerapan tenaga kerja baik kategori skill maupun non-skill saat ini telah mendekati ratusan orang.

​Guna meningkatkan kapasitas warga yang belum memiliki pengalaman, Pemdes Bukit Pariaman aktif menjalin sinergi dengan berbagai pihak swasta dan pemangku kepentingan. Berbagai program pelatihan keterampilan telah dilaksanakan. Mulai dari pelatihan sekuriti, welder atau tukang las, helper mekanik, hingga pelatihan operator alat berat di Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda.

​”Beberapa perusahaan mitra yang terlibat dalam mendukung pengembangan SDM warga lokal di antaranya PT Mahakam Sumber Jaya (MSJ) dan PT PAMA Persada Nusantara,” tambahnya.

Perwakilan warga dari beberapa desa yang telah mengikuti pelatihan security dari PT MSJ bahkan telah berhasil terserap untuk bekerja di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Sugeng berharap program-program pengembangan SDM seperti ini dapat terus berlanjut, termasuk dengan memanfaatkan alokasi pokok-pokok pokiran (pokir) dari anggota DPRD.

“Kami bermitra dengan kondisi yang ada dan selalu bersinergi, kalaupun ada program yang akan datang dari pihak perusahaan maupun melalui pokir anggota dewan yang dialokasikan ke situ, kami lebih senang. Supaya kita bisa lebih mengkaryakan adik-adik kita yang saat ini belum ada pengalaman,” pungkas Sugeng.

Penulis: Shavira Ramadhanita
Editor: Afi

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.