TENGGARONG – Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat terus dipertegas. Bukan hanya soal kecepatan birokrasi, tetapi juga bagaimana urusan administrasi warga bisa diakses lebih mudah tanpa harus jauh-jauh datang ke pusat pemerintahan.
Hal ini sejalan dengan Misi ke-3 Kukar Idaman Terbaik yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Kukar, dr Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin, yakni terbaik dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan. Salah satu implementasinya diwujudkan melalui Program Pelayanan Publik Cerdas dengan membangun Mall Pelayanan Publik (MPP) Mini di 20 kecamatan se-Kukar.
“Memang basis pemikirannya Satu Data Indonesia, dan memang ada program dedikasi yang mengatakan dan menetapkan kecamatan sebagai pusat data dan pelayanan,” jelas Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono.
Sunggono menjelaskan, saat ini kecamatan telah memiliki layanan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN), yaitu sistem pelayanan administrasi publik dalam satu loket, mulai dari pengajuan permohonan hingga penerbitan dokumen. Ke depan, fungsi ini akan ditingkatkan menjadi MPP Mini yang lebih lengkap dan terintegrasi.
Melalui MPP Mini, masyarakat di kecamatan diharapkan dapat mengurus lebih banyak jenis layanan dalam satu tempat, tidak hanya urusan administrasi pemerintahan daerah. Nantinya, MPP Mini akan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai instansi lain, seperti kepolisian, imigrasi, perbankan, dan lembaga layanan publik lain, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing wilayah.
“Sekarang sedang kita finalisasi konsepnya, Insya Allah kita laksanakan di 2026,” lanjut Sunggono.
Ia menegaskan, Pemkab Kukar tidak akan membangun gedung baru secara besar-besaran. Strateginya adalah memaksimalkan dan memodifikasi gedung PATEN yang sudah beroperasi di tiap kecamatan agar lebih fungsional sebagai MPP Mini. Dengan begitu, pelayanan bisa ditingkatkan tanpa harus mengeluarkan anggaran besar untuk infrastruktur baru.
“Tentu kebutuhannya beda antara di kecamatan wilayah hulu, tengah dan hilir,” tutup Sunggono. (Adv)



