TENGGARONG – Kebahagiaan terpancar dari wajah pasangan muda Dicky Fareza (21) dan Yunita Trysia (19), saat keduanya mengikuti program nikah massal yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) di Mall Pelayanan Publik (MPP), pada Rabu (29/4/2026).
Meski prosesnya terbilang cepat dan tak terduga, pasangan ini mengaku sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari program pemerintah tahun 2026 tersebut. Yunita Trysia, sang mempelai perempuan, mengungkapkan rasa senangnya karena kini telah resmi mengantongi buku nikah yang selama ini mereka idam-idamkan.
“Rasanya sangat senang, ya karena sudah bisa mendapatkan buku nikah, sudah kami harap-harapkan dari awal,” ungkap Yunita.
Ada cerita unik di balik partisipasi pasangan ini, Yunita menceritakan bahwa sebenarnya mereka tidak mengetahui adanya agenda nikah massal tersebut sejak jauh hari.
Awalnya, mereka telah mendaftar secara mandiri di Kantor Urusan Agama (KUA), dengan rencana pernikahan pada bulan Juni mendatang.
“Sebenarnya kami belum tahu kalau ada acara ini, kami tahunya dadakan. Awalnya itu kami daftar mandiri di KUA karena mau menikah mandiri, tapi dua hari sebelum acara ini dikabarkan untuk ikut nikah massal. Jadi dadakan, mau enggak mau harus ikut,” terangnya.
Meski persiapannya serba mendadak, mereka memilih untuk mengambil kesempatan tersebut, karena merasa sangat terbantu oleh kemudahan birokrasi yang ditawarkan.
Yunita menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada bupati Kukar, yang telah memfasilitasi kebutuhan administrasi warga melalui acara ini.
”Terima kasih juga untuk Pak Bupati Kukar karena sudah mengadakan acara yang memudahkan kami untuk mendapatkan surat nikah ini. Terima kasih Pak Bupati,” pungkasnya.
Program nikah massal ini memang dirancang untuk menyasar warga yang membutuhkan kemudahan akses hukum pernikahan. Sehingga setiap pasangan di Kukar memiliki status hukum yang kuat dan tercatat secara resmi oleh negara.
Penulis : Shavira Ramadhanita
Editor : Afi



