TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperluas jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi nasional, guna mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Khususnya di sektor kesehatan. Salah satunya melalui kolaborasi dengan Universitas Hasanuddin.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Pemkab Kukar dan pihak kampus yang berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Rabu (4/3/2026), dalam rangkaian kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama.
Rektor Universitas Hasanuddin, Jamaluddin Jompa, menyampaikan bahwa pihaknya melihat potensi besar yang dimiliki Kukar untuk terus berkembang, sehingga perlu didukung dengan penguatan kapasitas SDM melalui kolaborasi pendidikan dan riset.
Menurutnya, kerja sama tersebut juga memiliki makna tersendiri karena kepala daerah Kukar merupakan alumni Unhas.
“Bagi kami, kunjungan ini juga memiliki makna khusus karena Bapak Bupati merupakan alumni Unhas. Tentu tidak dalam arti hubungan langsung, tetapi ada panggilan moral bagi kami untuk melihat dan mendukung kiprah alumni yang sedang membangun daerahnya,” jelasnya.
Ia menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi kunci penting dalam mempercepat pembangunan, terutama melalui pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta inovasi.
“Setelah mempelajari dan menelusuri berbagai peluang kerja sama, kami menilai sudah saatnya Unhas hadir dan membersamai universitas-universitas lokal di kawasan ini untuk membantu Bapak Bupati. Misi yang beliau emban sangat besar dan tidak mungkin dicapai tanpa kolaborasi dengan berbagai pihak,” lanjutnya.
Jamaluddin juga menegaskan bahwa kehadiran Unhas di Kukar bukan untuk bersaing dengan kampus lokal, melainkan memperkuat sinergi pengembangan pendidikan.
“Kami ingin menegaskan bahwa kehadiran Unhas tidak untuk menjadi kompetitor, tetapi sebagai komplementer. Ilmu pengetahuan terlalu luas dan dahsyat untuk dikuasai sendiri. Dengan kolaborasi berbagai sains, teknologi, dan inovasi, transformasi di suatu wilayah akan berjalan lebih cepat,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, pihak Unhas turut membawa jajaran pimpinan akademik untuk meninjau potensi kerja sama lebih lanjut, termasuk pengembangan program pendidikan mulai dari jenjang sarjana hingga doktoral serta program profesi dan spesialis.
Ia menjelaskan, salah satu fokus utama kerja sama tersebut adalah membantu mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga dokter spesialis di Kukar yang masih terbatas.
“Penandatanganan perjanjian kerja sama ini bertujuan mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga spesialis di Kabupaten Kutai Kartanegara, terutama di sektor kesehatan. Fasilitas rumah sakitnya sudah sangat baik, namun perlu dilengkapi dengan sumber daya manusia sesuai standar layanan kesehatan,” paparnya.
Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kualitas SDM agar mampu mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Kami akan menjajaki berbagai peluang optimalisasi untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Ia juga menyebut bahwa kerja sama tersebut nantinya akan melibatkan Universitas Kutai Kartanegara sebagai basis pelaksanaan program pendidikan di daerah.
“Di daerah ini kita memiliki Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), yang nantinya akan menjadi home base dalam proses kerja sama tersebut. Harapannya, dengan status Unhas sebagai PTN-BH, peluang untuk membuka kelas di luar kampus utama bisa menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi Kutai Kartanegara,” jelasnya.
Menurut Aulia, sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi menjadi bagian penting dalam memastikan setiap kebijakan pembangunan memiliki landasan ilmiah yang kuat.
“Kami ingin setiap kebijakan pembangunan yang dibuat di Kutai Kartanegara berjalan seiring dengan dukungan akademisi. Artinya, kebijakan pemerintah menjadi trigger, lalu kita siapkan sumber daya manusianya agar selaras. Dengan demikian, produktivitas dan efektivitas pembangunan dapat semakin meningkat,” tuturnya.
Ia menambahkan, pembahasan mengenai peningkatan kualitas SDM melalui kerja sama tersebut telah beberapa kali dilakukan bersama pihak Unhas.
“Kami sudah sering berdiskusi dengan Pak Rektor bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kutai Kartanegara adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar lagi,” tutupnya. (RK)



