TENGGARONG – Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) bersama Pengurus Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) resmi menyelenggarakan kegiatan “Temu Karya” Karang Taruna Provinsi Kaltim. Acara yang mengusung tema “Satukan Gerakan, Wujudkan Indonesia Emas 2045” ini, bertempat di Grand Elty Singgasana, pada Selasa (12/5/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji; Bupati Kukar, dr Aulia Rahman Basri; Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang OKK PNKT Pusat, Ahmad Bahtiar Sebayang; serta jajaran Forkopimda dan ketua DPRD Kukar.
Wakil Ketua Umum PNKT, Ahmad Bahtiar Sebayang, menegaskan bahwa Temu Karya ini merupakan momentum penting untuk melakukan tata kelola organisasi agar semakin produktif. Ia menekankan bahwa Karang Taruna, sebagai organisasi dibawah pembinaan Kementerian Sosial, Kemenpora, dan Kemendes, harus mampu membantu kerja pemerintah hingga tingkat terbawah.
“Kami ingin dianggap sebagai aset, bukan beban. Karang Taruna harus menjadi mitra strategis dalam proses perencanaan pembangunan,” ungkap Ahmad Bahtiar.
Ia juga menambahkan pesan ketua umum agar Karang Taruna menjadi pusat inkubasi bisnis, menjaga kearifan lokal, serta memastikan UMKM dan ekonomi kreatif terus tumbuh di Kaltim.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengungkapkan pihaknya mendorong kader Karang Taruna untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah. Khususnya mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mengenai swasembada pangan.
“Kita arahkan kader-kader Karang Taruna untuk membantu petani atau bahkan langsung mengabdikan diri sebagai petani muda yang hebat. Ini kunci agar Kaltim sejahtera dengan kemandirian pangan,” ujar Seno Aji.
Lebih lanjut, Bupati Kukar, dr Aulia Rahman Basri, menyambut baik terpilihnya Kukar sebagai tuan rumah. Menurutnya, struktur Karang Taruna yang menjangkau hingga tingkat RT adalah kekuatan besar untuk mensukseskan program pembangunan daerah.
“Karang Taruna memiliki struktur yang lengkap sampai ke desa dan kelurahan. Dengan figur Bapak Budi Satrio Djiwandono sebagai Ketua Umum PNKT yang juga berasal dari Dapil Kaltim, tidak ada alasan bagi kami untuk tidak mensukseskan program-program ini,” jelas dr Aulia.
Harapannya revitalisasi peran Karang Taruna dapat dilakukan, termasuk melalui program seperti RT-Ku Terbaik, dapat memastikan pembangunan di Kaltim benar-benar tepat sasaran dan sesuai harapan masyarakat.
Penulis : Shavira Ramadhanita
Editor : Afi



