BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menyiapkan anggaran sekitar Rp24 miliar untuk mendukung kesejahteraan para penggiat keagamaan di daerah tersebut. Dana itu dialokasikan sebagai insentif bagi ribuan warga yang aktif dalam kegiatan pembinaan keagamaan di masyarakat.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, program tersebut menyasar sekitar 2.000 penggiat agama yang selama ini berperan dalam kegiatan keagamaan, seperti guru mengaji, imam masjid, marbot, hingga pengurus rumah ibadah.
Menurutnya, pemerintah daerah memutuskan untuk menaikkan besaran insentif yang diterima para penggiat agama sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka di tengah masyarakat.
“Insentifnya akan ditingkatkan menjadi Rp2 juta per bulan. Sebelumnya Rp1,1 juta, sehingga ada kenaikan sekitar Rp900 ribu,” ujarnya, Minggu (8/3/2026).
Ia menjelaskan, para penggiat agama memiliki peran penting dalam membina kehidupan sosial dan spiritual masyarakat, termasuk dalam membentuk karakter generasi muda.
Selain itu, mereka juga dinilai berkontribusi dalam menjaga nilai moral serta memperkuat kerukunan di lingkungan masyarakat.
Pemerintah Kota Bontang berencana menyalurkan insentif tersebut langsung ke rekening penerima. Mekanisme pencairannya akan dilakukan secara berkala dengan sistem pembayaran yang dirapel setiap tiga bulan.
Melalui program ini, pemerintah daerah berharap dukungan terhadap kegiatan keagamaan di Bontang semakin meningkat dan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat. (RK)



