TENGGARONG – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Kartanegara (Kukar) bergerak cepat mewujudkan salah satu misi utama Bupati Kukar dalam aspek perlindungan sosial. Fokus utama dinas tersebut adalah memastikan perlindungan dan penguatan kapasitas bagi anak-anak di seluruh wilayah Kukar.
Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayetno, menjelaskan bahwa program yang dijalankan dinasnya merupakan bagian integral dari misi memberikan nilai dasar terbaik. Masing-masing di aspek pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial di Kukar.
”Kalau kami itu masuknya nanti di aspek perlindungan sosialnya. Jadi bagaimana anak dilindungi sebagai undang-undang perlindungan anak,” ungkap Hero Suprayetno.
Program ini secara khusus bertujuan agar anak-anak mendapatkan perhatian dan perlindungan. Terutama dari tindak kekerasan dan hal-hal yang dapat merugikan tumbuh kembang mereka. Untuk mencapai target tersebut, DP3A Kukar telah menuntaskan beberapa capaian penting tahun ini, dimulai dari pembentukan kelembagaan.
”Kalau komitmen saya kira sudah ada, Perda, Perbupati, sampai instruksi Bupati untuk membentuk Forum Anak dan Kita membentuk lembaganya,” jelasnya.
Setelah kelembagaan terbentuk, langkah selanjutnya adalah meningkatkan kompetensi para anggotanya. DP3A Kukar mengakui telah melakukan peningkatan kapasitas bagi Forum Anak. Sebagai serangkaian dari kegiatan, DP3A Kukar akan menggelar acara besar dalam waktu dekat.
“Nanti bulan ini juga kita akan adakan Jambore untuk anak-anak, sehingga nanti anak-anak seluruh kabupaten dikumpulkan di sini, “ungkapnya.
Jambore ini akan menjadi tempat untuk memberikan pemahaman mendalam serta menguatkan kemampuan anak-anak. Tujuannya adalah memberdayakan mereka agar mampu bersuara dan menjadi pribadi-pribadi yang bisa tampil dalam kehidupannya sesuai kapasitas mereka.
Melalui upaya ini, DP3A Kukar berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman dan menjamin hak-hak anak terpenuhi serta melahirkan generasi penerus Kukar yang kompeten dan terlindungi.
Penulis : Shavira Ramadhanita



