TENGGARONG – SMP Negeri 6 Tenggarong mengawali pembangunan fasilitas baru berupa laboratorium, ruang administrasi guru, dan ruang kepala sekolah dengan peletakan batu pertama. Ini menjadi sebuah momentum penting untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan penanaman pohon secara simbolis di lingkungan sekolah, sebagai wujud kepedulian terhadap keberlanjutan dan keamanan bangunan.
Plt Kabid SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, menjelaskan bahwa penanaman pohon di sekitar sekolah bukan hanya seremoni belaka, melainkan tindakan strategi untuk memperkuat kontur tanah yang dianggap rawan longsor. Menurutnya, dengan adanya vegetasi pelindung tersebut, keberadaan gedung baru akan lebih aman sekaligus ramah lingkungan.
“Pembangunan fisik harus disertai perhatian terhadap kondisi lingkungan. Penanaman pohon ini diharapkan dapat menjaga stabilitas tanah sehingga bangunan baru lebih berkelanjutan,” ungkap Emy Rosana Saleh.
Ia juga menambahkan bahwa fokus pada kelestarian lingkungan sekolah dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Kutai Kartanegara. “Kami ingin sekolah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan ekosistem yang ada. Pohon yang ditanam hari ini akan menjadi pelindung alami bagi generasi mendatang,” tambahnya.
Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan sekolah tidak hanya terkait dengan infrastruktur fisik, tetapi juga mendukung pendidikan berbasis lingkungan. Harapannya agar ke depan setiap pembangunan sekolah di Kutai Kartanegara dapat mengintegrasikan aspek keterlibatan lingkungan.
“Dengan demikian, sekolah tidak hanya berdiri megah, tetapi juga aman, sehat, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta didik,” tutup Emy Rosana Saleh. (ADV)
Penulis : Shavira Ramadhanita



