Dinas PU Kukar Tangani Jalan Berlubang di Tenggarong, Ditarget Rampung Sebelum Lebaran

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) mulai menyiapkan langkah penanganan sejumlah ruas jalan rusak di kawasan Tenggarong. Perbaikan difokuskan pada titik-titik jalan berlubang yang dinilai berisiko bagi pengendara.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Juniarti, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin infrastruktur jalan di wilayah perkotaan.

Menurutnya, beberapa titik kerusakan telah diidentifikasi sebelumnya dan masuk dalam daftar prioritas untuk segera diperbaiki.

“Di kawasan kota memang ada beberapa lubang di badan jalan yang cukup membahayakan pengguna jalan. Kami sudah mengalokasikan anggaran untuk penanganan, meskipun tidak semua titik bisa langsung ditangani sekaligus,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).

Ia menyebutkan, proses pekerjaan akan segera dimulai setelah penandatanganan kontrak dengan pihak pelaksana selesai dilakukan. Dengan demikian, perbaikan diharapkan bisa berjalan cepat dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Kontrak dengan pihak ketiga sudah kami lakukan hari ini. Harapannya pekerjaan bisa segera dimulai dan sebelum Lebaran sudah selesai,” jelasnya.

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran perbaikan antara lain ruas jalan di depan Jembatan Repo-Repo, simpang lampu merah menuju penyeberangan Pulau Kumala, area jembatan penghubung Jalan Kartini dan Jalan DI Panjaitan, serta ruas jalan di depan Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kukar.

Linda mengungkapkan, sebagian kerusakan di lokasi tersebut sudah cukup parah karena permukaan jalan mengalami pecah dan berlubang.

“Beberapa titik memang sudah pecah sehingga cukup berbahaya bagi pengendara. Karena itu kami prioritaskan untuk segera diperbaiki,” katanya.

Untuk kegiatan pemeliharaan tersebut, Dinas PU Kukar menyiapkan anggaran sekitar Rp300 juta yang difokuskan pada perbaikan titik-titik kerusakan jalan di dalam kota.

Selain program yang telah direncanakan sebelumnya, pemerintah daerah juga melakukan penyesuaian terhadap beberapa pekerjaan yang bersifat mendesak. Salah satunya penanganan ruas Jalan Bloro di Kecamatan Sebulu yang diminta untuk segera diperbaiki karena akan digunakan dalam kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).

“Awalnya titik-titik jalan sudah kami data, tetapi ada arahan dari bupati saat kunjungan ke Sebulu agar Jalan Bloro segera ditangani karena akan dipakai untuk kegiatan MTQ. Sekarang masih dalam proses pengadaan,” ungkapnya.

Sementara itu, kerusakan jalan di sekitar kawasan Kantor Bupati Kukar di Jalan Wolter Monginsidi belum dapat ditangani dalam waktu dekat. Hal tersebut disebabkan kondisi kerusakan yang membutuhkan penanganan lebih besar serta perencanaan teknis yang matang.

Menurut Linda, retakan pada ruas jalan tersebut bahkan sudah mencapai bagian turapan, sehingga perlu pembongkaran konstruksi untuk memastikan perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Di bawah badan jalan juga terdapat pipa milik PDAM. Jadi perlu perencanaan khusus karena penanganannya cukup kompleks,” pungkasnya. (RK)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.