TENGGARONG – Desa Rempanga semakin serius mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai program pelatihan dan fasilitasi. Kepala Desa Rempanga, Norsari, menjelaskan bahwa desa mendukung pelaku UMKM mulai dari proses perizinan hingga pelatihan pengemasan produk.
Pelatihan UMKM yang lebih komprehensif direncanakan akan diselenggarakan pada tahun 2026. “Nanti ada pelatihan yang akan diadakan, saya sudah usulkan dan Insya Allah tahun 2026 akan ada pelatihan UMKM, sebelum-sebelumnya kami sudah melatih UMKM itu macam-macam,” ungkap Norsari.
Ia juga menyampaikan bahwa sebelumnya sudah ada pelatihan untuk pelaku UMKM, khususnya yang bergerak di bidang perikanan. Beberapa produk yang telah dibuat antara lain amplang dari ikan nila, abon ikan, serta Keripik “2 Bini” yang cukup terkenal di desa tersebut. Saat ini, sekitar 30 pelaku UMKM aktif mengembangkan berbagai produk di Desa Rempanga.
“Kan disini banyak perikanan, kami dulu melatih ibunya membuat amplang dari ikan nila, disini juga ada umkm pembuatan abon dari ikan nila, ada keripik 2 bini yang terkenal disini enak,” tambahnya.
Untuk membantu pemasaran, desa juga memfasilitasi UMKM dengan membentuk grup pasar online khusus di WhatsApp. Melalui pasar online ini, pelaku UMKM dapat mempromosikan produk mereka, mulai dari beras, ikan segar, ikan asin, hingga es, sehingga memudahkan masyarakat untuk memesan langsung dari para pelaku usaha.
“Kami juga memfasilitasi pelaku usaha umkm melalui media sosial WhatsApp jadi kami membuat grup pasar online khusus desa rempanga, macam-macam pelaku usaha mereka nge-share jualan-jualan mereka jadi ini kalau mau pesan ya tinggal pesan aja macam kami membantunya melalui media sosial seperti ini,” ujar Norsari.
Selain itu, Desa Rempanga sedang mengupayakan kerja sama dengan perusahaan untuk memperkuat fasilitasi UMKM. Harapanya kerja sama ini dapat terealisasi dengan cepat sehingga mendukung UMKM Desa Rempanga. (Adv)
Penulis : Shavira Ramadhanita



