Desa Cantik 2026, Kukar Targetkan Juara 1 Tingkat Nasional

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) secara resmi memulai langkah besar, dalam penguatan basis data pedesaan. Pencanangan Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) Kabupaten Kukar Tahun 2026 digelar bertempat di BPU Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, pada Rabu (13/5/2026).

Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Ia menekankan bahwa akurasi data adalah fondasi utama pembangunan wilayah.

“Harapan kami sebagai pemerintah provinsi Kalimantan Timur, pencanangan desa cantik ini bisa menjadi trigger bagi desa-desa yang lain, terutama dalam rangka perencanaan desa yang baik,” ungkap Seno Aji.

Menurutnya, data yang valid akan sangat menentukan arah masa depan sebuah desa. Karena dengan data yang valid, data yang benar, perencanaan dari desa itu juga akan mengarah ke desa mandiri, desa yang berkualitas.

“Kita juga berharap, tiga desa yang dikirim ke tingkat nasional itu menjadi salah satu nantinya juara di tingkat nasional dan akan menjadi contoh bagi 841 desa yang ada di Kalimantan Timur,” tambahnya.

Seno Aji meyakini bahwa hasil data statistik yang benar akan membuat sektor tenaga kerja, kemiskinan, hingga perekonomian dapat tertangani sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Lebih lanjut, Bupati Kukar, dr Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa program Desa Cantik merupakan wujud komitmen pemerintah daerah. Ini dilakukan agar seluruh desa di Kukar melek dengan data. Ia menilai langkah ini sebagai kemajuan signifikan bagi wilayahnya.

“Kutai Kartanegara sendiri di tahun 2024 cuma juara di tingkat provinsi. Di tahun 2025 kita sudah bisa juara di tingkat nasional, juara ke 6 Desa Batuah. Nah kita berharap di kali ini bisa lebih tinggi lagi, masuk tiga besar, bahkan bisa menjadi juara satu di tingkat nasional,” ujar Bupati Aulia.

Guna mencapai target tersebut, ia memastikan seluruh pendukung telah dimatangkan. Mulai dari infrastrukturnya, proses pembinaan dan koordinasi dengan BPS sudah kita siapkan. “Insya Allah kita bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” jelasnya.

Lebih lanjut, program ini diproyeksikan untuk bersinergi dengan visi “Kukar Idaman” agar program-program pemerintah dapat mendarat dengan tepat sasaran, hingga ke tingkat terbawah.

“Bahkan di masing-masing desa, bahkan di RT. Dengan program RT ku terbaik juga penguatan kita nanti di sektor data. Nah ini bisa kita konekkan data-data yang di desa cantik nanti akan menurun sampai ke tingkat-tingkat RT,” tambahnya.

Untuk tahun 2026 ini, terpilih tiga desa unggulan yakni Desa Sumber Sari, Desa Loa Kulu Kota, dan Desa Ponoragan. Ketiga desa ini dipilih langsung oleh Badan Pusat Statistik (BPS), setelah melalui proses clearance terhadap desa-desa di Kukar.

“Meskipun program Desa Cantik ditujukan untuk seluruh desa, ketiga desa tersebut dianggap sebagai yang terbaik dari yang baik-baik untuk didorong berkompetisi di level nasional,” tutupnya.

Penulis : Shavira Ramadhanita
Editor : Afi

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.