Bupati Kukar Sebut Tidak Boleh Ada Anak Putus Sekolah Hanya Karena Masalah Seragam

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan melalui program Kukar Idaman Terbaik.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, memastikan kebijakan pemberian perlengkapan sekolah gratis bagi siswa baru tingkat SD maupun SMP akan tetap dilaksanakan secara menyeluruh.

“Kebijakan seragam gratis itu tetap dilaksanakan, pemberian perlengkapan sekolah gratis bukan hanya seragam mulai dari topi, baju, celana, kos kaki, sepatu, dan tas untuk anak-anak kita yang baru masuk sekolah baik itu di level SD maupun SMP,” ungkapnya.

Saat ini, pihak pemerintah daerah tengah memasuki tahap akhir finalisasi pendataan siswa baru di masing-masing jenjang satuan pendidikan.

Begitu proses tersebut rampung, Pemkab Kukar akan segera mencairkan anggaran operasional sesuai dengan kuota rill di lapangan.
“Sekarang kita sudah hampir closing data terkait dengan penerimaan siswa di masing-masing jenjang tingkatan, sehingga ketika data ini sudah terclosing, maka tahap selanjutnya kami akan mendistribusi pembiayaan sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah,” jelasnya.

Menghindari adanya kendala dalam implementasi program, Aulia memberikan instruksi tegas kepada seluruh kepala sekolah agar proses penyaluran berjalan tertib, transparan, dan mematuhi regulasi baku yang telah ditetapkan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kukar.

“Kepada pihak sekolah kami tekankan untuk penyaluran ini sesuai dengan SOP yang sudah disusun oleh kami dan Disdikbud Kukar. Kita ikuti saja standar pelaksanaan itu bagi sekolah-sekolah yang agak terhambat dalam proses eksekusinya di lapangan, segera berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan,” tegasnya.

Langkah itu diambil demi menjamin hak dasar anak-anak di Kabupaten Kukar agar mendapatkan fasilitas pendidikan yang setara dan layak, tanpa harus membebani kondisi perekonomian orang tua murid.

“Kita ingin anak-anak kita maupun orang tua siswa baru itu tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk perlengkapan sekolah anak-anak dan kita ingin tidak ada anak-anak di Kutai Kartanegara yang seharusnya berusia-usia sekolah itu tidak bisa bersekolah hanya karena tidak memiliki seragam dan perlengkapan sekolah ketika mereka masuk sekolah,” tambahnya.

Pemkab Kukar akan terus mengupayakan bagaimana caranya anak-anak di Kukar dapat bersekolah dengan layak dan tertampung dengan baik di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pewarta: Shavira Ramadhanita
Editor: Yahya Yabo

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.