Awali Tugas, Kepala Disdikbud Kukar Fokus Benahi Internal dan Basis Data Pendidikan

TENGGARONG – Baru menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar), Heriansyah langsung menetapkan prioritas kerja. Ia memilih mengawali kepemimpinan dengan penguatan internal organisasi. Mulai dari soliditas tim hingga kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), sebagai fondasi utama pembangunan sektor pendidikan.

Menurut Heriansyah, keberhasilan menjalankan amanah yang diberikan pemerintah daerah tidak cukup ditopang oleh program dan anggaran. Tetapi sangat bergantung pada kesamaan visi, komitmen, dan etos kerja seluruh jajaran di lingkungan Disdikbud Kukar.

“Dengan SDM yang unggul dan berkarakter, Kutai Kartanegara akan memiliki daya saing dan mampu sejajar dengan daerah-daerah maju, bahkan di tingkat nasional,” ujarnya.

Ia menilai, dunia pendidikan tidak bisa dilepaskan dari pengelolaan manusia yang baik. Heriansyah menegaskan bahwa manajemen pendidikan sejatinya berbicara tentang bagaimana membangun perilaku, tanggung jawab, dan profesionalisme aparatur pendidikan, baik pendidik maupun tenaga kependidikan.

Selain aspek SDM, Heriansyah juga menekankan pentingnya ketersediaan data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan. Menurutnya, pemetaan kondisi sarana dan prasarana pendidikan harus dilakukan secara detail dan valid agar setiap program pembangunan tepat sasaran.

“Kita harus memiliki data yang jelas, seperti berapa sekolah yang rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan. Dari sisi infrastruktur, data tersebut sangat penting,” tegasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa tantangan terbesar sektor pendidikan tidak selalu berkaitan dengan persoalan fisik bangunan. Faktor manusia justru dinilai menjadi penentu utama dalam menciptakan kualitas pendidikan yang berkelanjutan.

Ke depan, Disdikbud Kukar diarahkan untuk fokus pada dua agenda strategis, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penurunan angka putus sekolah. Heriansyah menilai, SDM unggul tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kompetensi, keterampilan, karakter, dan kemampuan beradaptasi menghadapi dinamika zaman.

“Pendidikan yang berkualitas adalah kunci untuk menyiapkan generasi Kukar yang mampu bersaing dan beradaptasi dengan perubahan zaman,” pungkasnya. (RK)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.