TENGGARONG – Akses mobilitas warga di Desa Sungai Payang, Kecamatan Loa Kulu, kini menjadi atensi serius dari pihak legislatif. Menanggapi kondisi infrastruktur yang kian mengkhawatirkan, Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, mengungkapkan bahwa struktur jembatan dinilai sudah sangat memprihatinkan.
Jika dibiarkan terus digunakan tanpa penanganan cepat, infrastruktur ini berpotensi besar membahayakan keselamatan masyarakat yang melintas.
“Jembatan yang ada saat ini memang perlu segera diganti karena kondisinya sudah cukup membahayakan. Dalam satu hingga dua tahun ke depan, risiko kerusakannya akan semakin tinggi apabila tidak segera ditangani,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa cetak biru atau rencana pembangunan jembatan baru sebenarnya telah siap. Sebagai langkah nyata dukungan di tingkat dasar. “Pemerintah Desa Sungai Payang bahkan telah menghibahkan dan menyediakan lahan khusus yang akan dijadikan lokasi pembangunan jembatan pengganti tersebut,” tambahnya.
Mengingat peran jembatan ini sebagai urat nadi yang sangat vital bagi mobilitas harian warga, Ahmad Yani menegaskan komitmennya bahwa DPRD Kukar akan mengawal dan mendorong agar proyek ini masuk dalam skala prioritas penganggaran daerah.
Komitmen Yani kini mendapat apresiasi penuh dari kepala Desa Sungai Payang. Harapkannya, intervensi dan dukungan dari unsur pimpinan DPRD ini mampu mempercepat realisasi fisik jembatan baru yang memang sudah lama didambakan oleh warga desa.
Masyarakat berharap proyek fisik jembatan baru ini bisa segera dieksekusi agar akses mereka menuju fasilitas pendidikan (sekolah), pasar, pusat layanan kesehatan, serta perputaran ekonomi dan interaksi sosial dapat kembali berjalan dengan aman, nyaman, dan bebas dari rasa cemas.
Penulis: Shavira Ramadhanita
Editor: Afi



