Akhmed Reza Fachlevi Berharap Kejurprov Catur Jadi Titik Lahirnya Atlet Muda Berprestasi Kaltim

SAMARINDA — Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PERCASI Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi, menyampaikan harapan besar terhadap pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Kaltim Tahun 2025 yang digelar Senin (28/7) di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim.

Dalam sambutannya, Akhmed Reza Fachlevi menegaskan bahwa Kejurprov bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi bagian penting dari proses pembinaan dan regenerasi atlet catur di Kalimantan Timur.

“Saya berharap ajang ini bisa menjadi ruang lahirnya atlet-atlet muda berbakat yang akan mewakili Kaltim, baik di ajang nasional seperti PON, maupun internasional,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa proses seleksi berjalan terbuka dan profesional. “Tidak ada atlet titipan. Semua peserta adalah hasil seleksi dari masing-masing kabupaten/kota. Kita ingin ini berlangsung jujur dan adil,” tegas Reza.

Kejurprov tahun ini diikuti sekitar 290 peserta dari 10 kabupaten/kota se-Kaltim, mempertandingkan tiga kategori: catur standar, catur cepat, dan catur kilat.

Sebelumnya, PERCASI Kaltim telah melakukan seleksi di berbagai daerah selama hampir satu bulan penuh.

Reza Pahlevi juga mengajak berbagai pihak untuk turut berkontribusi dalam pembinaan olahraga catur di Kaltim.

“Kami berharap ke depan ada perhatian lebih dari pihak perusahaan, atau sponsor utama yang bisa mendukung kegiatan-kegiatan semacam ini,” ujarnya.

Acara resmi dibuka oleh Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma, yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Timur.

Dalam pembukaannya, Agus menyampaikan bahwa ajang seperti Kejurprov merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam mencetak prestasi olahraga.

Sebagai penanda dimulainya Kejurprov, dilakukan prosesi simbolis langkah pertama catur oleh Kadispora Kaltim bersama seorang atlet muda berbakat, disambut tepuk tangan dari para peserta dan undangan.

Reza Pahlevi pun menutup pesannya dengan harapan kuat, “Semoga dari Kejurprov ini lahir bibit-bibit unggul baru. Kita tidak bisa hanya bergantung pada segelintir nama, tetapi harus terus mencetak generasi pecatur yang siap membawa nama Kaltim lebih jauh lagi.” (Adv/DPRD Kaltim)

Penulis: Hanafi

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.