Anggaran Terbatas, Dispora Kukar Siapkan Opsi TC Mandiri untuk Cabor

TENGGARONG – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mencari jalan keluar, terkait pelaksanaan pemusatan latihan atau Training Center (TC) bagi para atlet Kontingen Kukar yang berlaga di Porprov VIII Kalimantan Timur (Kaltim).

Akibat keterbatasan alokasi anggaran pada tahun ini, membuat pelaksanaan TC terpusat terancam ditiadakan.

“Kalau TC, kalau kita lihat memang di dalam anggaran sekarang itu tidak termasuk,” kata Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni.

Kondisi ini diperumit dengan jadwal kegiatan yang berdekatan dengan siklus anggaran daerah. Menurutnya, jika kegiatan dilaksanakan pada bulan November 2026 mendatang, maka penambahan anggaran melalui mekanisme perubahan keuangan tidak akan sempat mengejar waktu pelaksanaan.

“Kalau itu dilaksanakan November, maka proses perubahan keuangan itu adanya kan di bulan Oktober, November, Desember. Nah sementara kita melaksanakan kegiatan di November, artinya tidak bisa kita untuk menambah anggaran untuk TC. Secara otomatis kemungkinan TC ini bisa ditiadakan,” jelas Aji Ali.

Meskipun menghadapi kendala finansial, Dispora Kukar tetap berkomitmen agar persiapan atlet menuju target juara tidak terganggu. Sebagai solusinya, pihak dinas akan merumuskan metode pelatihan yang bisa diterapkan secara mandiri oleh masing-masing cabang olahraga (cabor).

“Tapi kami akan bicarakan lagi dengan teman-teman ahli di bidang olahraga, apakah nanti TC ini kita memberikan semacam petunjuk, apa standar-standar TC mandiri yang dilaksanakan masing-masing cabur. Sehingga program dari kawan-kawan teknis dengan para pelatih di cabor ini bisa sinkron,” tambahnya.

Aji Ali menekankan bahwa kunci keberhasilan tetap ada pada konsistensi metode kepelatihan, baik dalam penguatan fisik maupun teknik. Meskipun dilakukan di tempat masing-masing.

Ke depan, Dispora akan melibatkan tim ahli untuk memberikan panduan teknis kepada para pelatih cabor. Hal ini bertujuan agar target perolehan gelar juara yang telah dicanangkan di beberapa cabor unggulan tetap dapat terlaksana dengan baik.

“Mungkin metodenya nanti akan diberikan oleh kawan-kawan ahli kepada kawan-kawan pelatih, metode pada saat pelaksanaan penguatan fisik, penguatan teknik, teknik di cabur-cabur masing-masing nanti akan dibuatkan seperti ini,” tutupnya.

Penulis : Shavira Ramadhanita
Editor : Afi

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.