SAMARINDA – Insiden kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di kawasan Jalan Stadion Utama Palaran, Kelurahan Simpang Pasir, Selasa (10/2/2026) siang. Proses penyelamatan korban berlangsung penuh tantangan, lantaran satu korban terjepit di dalam kabin dump truck yang mengalami kerusakan berat.
Peristiwa nahas tersebut melibatkan sebuah dump truck yang menabrak truk Fuso yang tengah terparkir di badan jalan sekitar pukul 13.10 WITA. Usai menerima laporan, Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat.
Benturan keras menyebabkan kabin dump truck ringsek parah, membuat korban terperangkap di antara bagian mesin dan kursi kendaraan. Situasi ini memaksa petugas menggunakan peralatan khusus serta teknik penyelamatan berisiko tinggi agar korban dapat dikeluarkan dengan aman.
Anggota Tim Rescue Disdamkar Samarinda, Ichwan Wahyudi, mengungkapkan bahwa proses evakuasi tidak bisa dilakukan secara biasa karena posisi kedua kendaraan saling mengunci.
“Kami langsung bergerak menuju TKP dan melaksanakan evakuasi korban yang terjepit. Prosesnya cukup menantang; kami terpaksa menggunakan peralatan rescue seperti dongkrak hidrolik dan cutting hidrolik untuk membuka celah,” ujar Ichwan.
Menurut Ichwan, tim harus mengatur strategi dengan menggeser dan mengungkit kendaraan untuk mengurangi tekanan pada tubuh korban yang terjepit di dalam kabin.
“Kami mencoba mendongkrak truk yang berada di depan, kemudian menarik perlahan truk yang ada di belakang untuk bisa mengeluarkan korbannya. Kurang lebih memakan waktu sekitar satu jam untuk menyelesaikan evakuasi,” tambahnya.
Meski proses evakuasi berlangsung di tengah kondisi lalu lintas yang cukup padat dan sempat menyulitkan mobilisasi alat berat, petugas memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur tanpa kendala teknis berarti.
Korban yang berhasil dikeluarkan dari dalam kabin dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dan langsung dievakuasi ke rumah sakit menggunakan ambulans. Sementara itu, satu korban lainnya yang mengalami luka-luka telah lebih dulu mendapatkan pertolongan dari warga dan petugas sebelum dibawa ke fasilitas medis terdekat. (RK)



