SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Akhmad Reza Fachlevi, menegaskan bahwa demonstrasi merupakan bagian dari dinamika demokrasi. Pernyataan itu ia sampaikan melalui media sosial pribadinya, menyusul aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahakam pada Senin (1/9/2025) di depan Gedung DPRD Kaltim.
Menurut Reza, yang merupakan legislator dari daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Kutai Kartanegara, aksi tersebut menjadi wujud nyata penyampaian aspirasi masyarakat kepada wakil rakyat. Ia menilai kritik dan masukan dari masyarakat sangat penting sebagai bahan introspeksi sekaligus pengingat agar para legislator tetap menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
“Saya pribadi menyadari betapa pentingnya suara, masukan, serta kritik dari masyarakat. Hal ini menjadi bahan introspeksi dan pengingat bagi saya, agar selalu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya,” tulis Reza.
Politisi muda itu menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pemerintah agar berpihak pada kepentingan rakyat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa dan pemuda yang telah menyuarakan aspirasi melalui jalur demokrasi.
“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kaltim, khususnya para pemuda dan adik-adik mahasiswa, yang telah menyuarakan aspirasinya melalui jalur demokrasi,” tambahnya.
Reza mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi Kaltim tetap aman dan kondusif. “Mari bersama-sama kita jaga Kalimantan Timur tetap aman, kondusif, serta terus berbenah menuju daerah yang lebih baik dan sejahtera bagi seluruh rakyatnya,” ujarnya.
Penulis: Hanafi



