Sekkab Kukar Apresiasi Penutupan Kampoeng Ramadan di Masjid Kapal Munzalan

TENGGARONG – Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, turut menghadiri kegiatan penutupan Kampoeng Ramadan Munzalan yang bertempat di Masjid Kapal Munzalan, Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, pada Sabtu (14/3/2026).

Sunggono menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kreativitas anak-anak muda yang tergabung dalam Pasukan Amal Shaleh (PASKAS), di Kampung Masjid Kapal Munzalan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa dan patut dibanggakan.

“Alhamdulillah hari ini atas inisiatif dan kreatifitas dari anak-anak muda yang tergabung dalam PASKAS, ini sebenarnya kegiatan yang menurut saya sangat-sangat luar biasa yang ditunjukkan kepada anak-anak kita, kemudian juga pada dimensi muda. Sesuatu yang harus kita apresiasi,” ungkap Sunggono, Sabtu (14/3/2026).

Ia menekankan pentingnya ekosistem positif yang dibangun di masjid tersebut. Di tengah fenomena anak-anak yang terpaku pada gadget dan ponsel, para santri di Masjid Kapal Munzalan justru menyibukkan diri dengan mempelajari Al-Qur’an dan memperdalam ajaran agama Islam.

“Saya doakan teman-teman yang terlibat di kegiatan ini, khususnya PASKAS di Kutai Kartanegara, dijaga istiqomahnya. Semangatnya ya, karena nggak mudah. Ini bukan acara sekedar karena puasa aja atau Ramadan aja,” tambahnya.

Gerakan ini telah berjalan sejak lama, bahkan jauh sebelum bangunan fisik masjid tersebut berdiri seperti sekarang. Keberlanjutan ini dinilai sebagai langkah nyata, dalam menjaga generasi masa depan Kukar.

Tak hanya itu, potensi santri di masjid tersebut juga menarik perhatian, salah satu santri yang membacakan doa dalam acara tersebut diketahui merupakan seorang Hafiz Qur’an yang telah mencapai hafalan 15 juz.

“Menurut saya ini luar biasa, potensinya ada di tempat yang seperti ini,” ujar Sunggono.

Sunggono menyatakan komitmen pemerintah melalui LPTQ Kabupaten untuk memberikan perhatian lebih terhadap talenta-talenta berbakat ini, agar dapat berkompetisi di bidang MTQ.

“Kami ingin memastikan bahwa talenta-talenta ini diperhatikan di bidang MTQ supaya mereka juga ada penghargaan yang sepantasnya. Hal ini penting untuk memotivasi mereka agar terus menjadi yang terbaik,” tutup Sunggono.

Penulis: Shavira Ramadhanita
Editor : Afi

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.