TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat pembangunan desa melalui sinergi layanan dasar dan kolaborasi bersama. Langkah tersebut ditegaskan langsung Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, saat meresmikan Water Treatment Plant (WTP) milik BUMDesa Madani Santan Tengah di Desa Santan Tengah, Kecamatan Marangkayu, Sabtu (4/7/2026).
Selain meresmikan fasilitas air bersih tersebut, Aulia melantik anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terpilih Desa Santan Tengah serta anggota BPD Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Badak Baru.
Aulia Rahman mengatakan kehadiran fisik WTP harus diimbangi dengan manajemen yang profesional agar manfaatnya berkelanjutan.
Ia mendorong pemerintah desa agar memagangkan tenaga pengelola BUMDesa ke PDAM guna menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten.
“Kita berharap WTP ini benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Santan Tengah. Karena itu pengelolaannya juga harus profesional agar pelayanan air bersih terus berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Saat berada di hadapan perwakilan PT Indominco dan para tamu undangan, Aulia mengajak dunia usaha untuk memperkuat kontribusi nyata terhadap masyarakat sekitar melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).
Menurutnya iklim investasi yang aman dan kondusif akan tercipta apabila perusahaan mampu meningkatkan kualitas hidup warga setempat.
Secara khusus, Aulia mengusulkan agar program CSR dialokasikan sebagai investasi jangka panjang di bidang pendidikan. Salah satu yang ia tawarkan adalah pemberian beasiswa penuh bagi putra-putri asli Santan Tengah untuk menempuh pendidikan kedokteran maupun keperawatan.
“Melahirkan satu dokter dari desa sendiri mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun, tetapi dampaknya akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” jelasnya.
Harapannya setelah lulus, para sarjana kesehatan tersebut dapat kembali dan mengabdi di desa asal mereka.
Pewarta: Shavira Ramadhanita
Editor: Yahya Yabo



