SAMARINDA – Gelaran Pedas Puas Festival (PPF) 2026 di kawasan parkir GOR Segiri Samarinda terus dipadati pengunjung. Memasuki hari keempat pelaksanaan, festival kuliner tahunan tersebut tercatat telah menarik sekitar 11 ribu orang sejak resmi dibuka pada awal Juni.
Antusiasme masyarakat terhadap festival kuliner bertema makanan pedas itu masih terlihat tinggi. Ribuan pengunjung silih berganti memadati lokasi untuk berburu aneka makanan, menikmati hiburan, hingga mengikuti berbagai aktivitas komunitas yang disiapkan panitia.
Penyelenggara PPF 2026 menyebut setiap hari festival dirancang dengan tema berbeda agar pengunjung mendapat pengalaman baru selama acara berlangsung.
Beragam konsep hiburan dihadirkan, mulai dari pertunjukan musik, tema budaya populer, hingga aktivitas komunitas yang melibatkan pengunjung secara langsung.
“Setiap hari ada konsep berbeda supaya suasana festival tidak monoton dan pengunjung punya pengalaman yang berbeda saat datang,” ujar tim penyelenggara PPF 2026, Namira.
Tahun ini, festival mengusung konsep “Spicy and People”, yang menitikberatkan pada perpaduan sajian kuliner pedas dengan pengalaman interaktif di area festival.
Tak hanya berburu makanan, pengunjung juga dapat menikmati berbagai kegiatan pendukung seperti kompetisi harian, area interaksi sponsor, hingga ruang gaya hidup atau Lifestyle Corner yang disiapkan sebagai tempat berkumpul.
Pada pelaksanaan tahun ini, panitia menghadirkan 54 tenant kuliner yang telah melalui proses kurasi. Tenant tersebut terdiri atas penjual makanan pedas maupun tenant minuman dan makanan penyeimbang rasa pedas.
Jumlah tenant yang berpartisipasi mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya, seiring meningkatnya minat pelaku usaha kuliner untuk ambil bagian dalam festival tersebut.
Salah seorang pengunjung, Fikri, mengaku suasana festival tahun ini terasa lebih meriah dengan penataan lokasi yang dinilai lebih menarik.
Menurutnya, variasi tenant, dekorasi area, hingga penampilan hiburan membuat pengunjung betah berlama-lama meski kondisi festival cukup padat pada jam-jam tertentu.
“Suasananya terasa lebih hidup, tenant lebih tertata, dan banyak spot menarik untuk foto. Walaupun ramai, tetap seru dinikmati sambil lihat penampilan di panggung,” katanya.
Panitia berharap jumlah pengunjung terus bertambah hingga hari terakhir pelaksanaan. Sejumlah agenda hiburan dan pertunjukan lokal masih dijadwalkan meramaikan festival sampai penutupan pada 7 Juni mendatang. (RK)



