NUSANTARA – Sedikitnya 330 kilogram sampah terpilah berhasil dikumpulkan dalam kegiatan korve massal yang digelar Otorita Ibu Kota Nusantara bersama sejumlah pihak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Sabtu (6/6/2026) pagi.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni dan dinilai sebagai indikator bahwa kebersihan kawasan inti IKN mulai terkendali.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengatakan jumlah sampah yang terkumpul menunjukkan kondisi kawasan Nusantara relatif bersih meski upaya menjaga lingkungan tetap harus diperkuat secara konsisten.
“Angka tersebut menunjukkan jika kondisi kebersihan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN sudah cukup terjaga,” ujar Basuki di lokasi kegiatan.
Menurut mantan Menteri PUPR itu, menjaga kebersihan dan lingkungan hidup di IKN akan terus diperketat sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menegaskan kegiatan korve tidak boleh hanya dilakukan pada momentum tertentu, tetapi harus menjadi budaya sehari-hari bagi pejabat, pegawai, maupun masyarakat di kawasan IKN.
“Korve ini telah menjadi gaya hidup kami di IKN,” tegas Basuki.
Selain menjaga kebersihan, Otorita IKN juga terus mendorong gerakan penghijauan sebagai bagian dari pembangunan konsep smart forest city.
Penanaman pohon disebut mulai menjadi budaya dalam berbagai kegiatan seremonial di lingkungan IKN, termasuk pelantikan pejabat hingga perayaan ulang tahun aparatur sipil negara.
“Kalau ada yang ulang tahun, kami dorong menanam pohon. Kalau ada pelantikan pejabat, juga menanam pohon,” katanya.
Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menambahkan pihaknya juga membagikan bibit tanaman buah kepada masyarakat agar halaman rumah warga dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan sehat keluarga.
“Kami telah membagi-bagikan bibit tanaman buah-buahan kepada kelompok-kelompok masyarakat dengan harapan dilakukan penanaman di halaman masing-masing. Sehingga halaman itu juga bisa menjadi sumber pangan keluarga yang sehat,” ujar Myrna.
Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 sendiri dipusatkan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, yang diikuti sejumlah pemerintah daerah dan kepala daerah secara hybrid melalui telekonferensi.
Kegiatan di Cibubur turut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria. (RK)



