Masuki Purna Tugas, Ahyani Fadianur Diani Titipkan Pesan Koordinasi dan Solusi Sampah

TENGGARONG – Setelah melaksanakan perjalanan panjang selama 32 tahun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Ahyani Fadianur Diani akhirnya resmi memasuki masa purna tugas. Pelepasan tersebut bertempat di Ruang Serbaguna Batara Agung Dewa Sakti, pada Senin (2/3/2026).

Dalam penyampaian pesan dan kesannya, Ahyani mengucapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh rekan kerja dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir. Ia mengenang perjalanan karier yang dimulainya dari Samarinda hingga akhirnya menuntaskan pengabdian di Kukar.

“Kurang lebih 32 tahun saya melaksanakan kegiatan khususnya menjadi ASN. Jadi 32 tahun melaksanakan kegiatan cukup banyak ya, suka-dukanya, baik itu hal-hal yang berhubungan dengan administrasi maupun kegiatan lainnya,” ungkap Ahyani.

Selama masa jabatannya, Ahyani tercatat telah menduduki posisi di 7 OPD berbeda pada level Eselon II. Pengalaman berpindah-pindah instansi ini, membentuk perspektifnya mengenai pentingnya manajemen kerja yang sehat.

Menurutnya, kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas negara adalah sikap yang tenang namun terukur. “Intinya enjoy saja dalam melaksanakan kegiatan, yang penting di dalam pelaksanaan kegiatan itu kita bisa mendapatkan hasil, jadi tidak sia-sia dalam melaksanakan tugas,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa koordinasi vertikal maupun horizontal menjadi kunci dalam birokrasi. Meski telah memasuki masa pensiun, Ahyani tetap menaruh perhatian besar pada keberlanjutan pembangunan di Kukar. Ia secara khusus menyoroti masalah lingkungan dan konflik sosial yang masih perlu dituntaskan oleh penerusnya.

“Salah satu fokus utamanya adalah persoalan sampah. Ia menyebutkan adanya tawaran kerja sama dari perusahaan-perusahaan asal Cina yang diharapkan dapat ditindaklanjuti untuk pembenahan lokasi sampah,” tambahnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya penyelesaian masalah budi daya kerang dara, agar tidak lagi menjadi polemik berkepanjangan di tengah masyarakat. “Mudah-mudahan juga bisa selesai dan tidak berpolemik lagi di masyarakat. Karena ini sudah cukup lama mereka untuk proses penyelesaian kegiatan tersebut,” tegasnya.

Menutup perbincangan mengenai rencana setelah pensiun, Ahyani mengaku ingin mengambil waktu sejenak untuk beristirahat setelah perjalanan panjang 32 tahun. Namun, ia memberi sinyal akan kembali aktif di dunia profesional yang membesarkan namanya sebelum menjadi birokrat.

“Mungkin santai dulu sebentar, setelah itu mungkin kumpul sama kawan-kawan di konstruksi. Balik ke habitat kayaknya saya, dulu di konstruksi mungkin gabung di sana nanti saya,” tutup Ahyani.

Penulis: Shavira Ramadhanita

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.