TENGGARONG – Upaya mewujudkan pemerataan pembangunan di Kutai Kartanegara (Kukar) terus dikebut, salah satunya lewat penyediaan penerangan jalan yang memadai di berbagai wilayah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menargetkan ribuan titik Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) terpasang di 20 kecamatan.
Program ini menjadi bagian dari pengembangan dasar pembangunan kewilayahan yang berkeadilan, dengan sasaran utama memastikan masyarakat di seluruh kawasan – dari hulu, tengah hingga hilir – merasakan manfaat penerangan jalan yang layak, aman, dan menunjang aktivitas malam hari.
Hingga tahun ini, Pemkab Kukar tengah menuntaskan sekitar 5.500 titik untuk Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) tersebar di 20 kecamatan. Meski turun dari target awal sebanyak 6 ribu titik, karena adanya efisiensi anggaran.
“Awalnya kami targetkan 6 ribu, tapi setelah penyesuaian anggaran fokusnya sekitar 5.500,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ahmad Junaidi.
Pada 2025, perhatian besar diarahkan ke kawasan hulu, terutama Tabang dan Kota Bangun, yang selama ini memiliki ruas jalan panjang dan rawan gelap. Pemasangan LPJU dipadukan dengan pekerjaan peningkatan jalan yang sedang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) di poros-poros strategis. Seperti jalur Desa Sebelimbingan, Teluk Muda, hingga Kembang Janggut yang menjadi akses penting masyarakat.
Meski masih ada titik di Tabang yang belum terpasang, Dishub memastikan pengerjaan akan dilanjutkan sampai tuntas di ruas jalan poros Kota Bangun–Tabang.
Untuk wilayah tengah Kukar, seperti Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu, hingga Sebulu, pemasangan LPJU juga terus menjadi prioritas.
Selain itu, jalur padat lalu lintas seperti Tenggarong–Jongkang sudah dipasangi lampu. Namun masih menunggu surat layak operasi dari PLN agar bisa difungsikan.
Secara keseluruhan, kebutuhan LPJU di Kukar diperkirakan mencapai sekitar 42 ribu titik. Saat ini sudah lebih dari 22 ribu lampu terpasang. Dengan tambahan 5.500 unit tahun ini, jumlahnya bakal mendekati 28 ribu titik. Artinya, masih ada sekitar 14 ribu titik yang perlu dikejar sesuai target kinerja Dishub dalam RPJMD Kukar 2021–2026.
“Kami berharap dalam waktu dekat seluruh lampu bisa beroperasi. Kehadiran LPJU sangat penting untuk kenyamanan warga dan mendukung kelancaran transportasi, termasuk jalur menuju Samarinda,” pungkasnya. (Adv)



