NUSANTARA – Lonjakan kunjungan masyarakat ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) selama libur Idulfitri menyebabkan kepadatan kendaraan di sejumlah titik strategis Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Senin (23/3/2026).
Pantauan di lapangan menunjukkan ratusan kendaraan roda empat dan dua memenuhi kantong parkir hingga meluber ke badan jalan. Bahkan, antrean kendaraan dilaporkan memanjang di sepanjang jalan sumbu timur dan mendekati area Swissotel Nusantara.
Kepadatan tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan tersebar di berbagai lokasi, mulai dari rest area, kawasan sekitar bundaran sumbu barat, hingga ruas jalan di sekitar kompleks perkantoran kementerian. Kondisi ini membuat arus lalu lintas di dalam kawasan KIPP berjalan tersendat.
Petugas gabungan dari kepolisian dan otorita setempat tampak disiagakan untuk mengatur arus kendaraan serta mengarahkan pengunjung menuju lokasi parkir yang tersedia. Pengunjung juga diarahkan ke sejumlah titik destinasi, termasuk area glamping yang menjadi salah satu magnet baru di kawasan tersebut.
Selain menikmati pemandangan pusat pemerintahan dari ketinggian, pengunjung juga memadati rumah ibadah seperti Masjid Negara IKN. Aktivitas ibadah yang beriringan dengan kunjungan wisata turut memicu kepadatan, terutama pada jalur keluar menuju jalan poros utama.
Berdasarkan estimasi, jumlah pengunjung yang datang ke kawasan IKN pada puncak libur Lebaran mencapai puluhan ribu orang dalam sehari. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pihak otorita mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban selama berada di kawasan IKN, termasuk tidak memarkir kendaraan sembarangan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Selain itu, pengunjung juga diimbau menjaga kebersihan, khususnya saat memasuki area ibadah. Salah satu upaya yang didorong adalah penggunaan tas pakai ulang untuk menyimpan alas kaki, guna mengurangi sampah plastik sekaligus menjaga kenyamanan lingkungan.
Juru bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menekankan pentingnya peran pengunjung dalam menjaga kawasan tetap bersih dan tertib.
Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan dan mematuhi aturan yang ada akan berdampak besar terhadap kenyamanan bersama, terlebih di tengah tingginya antusiasme masyarakat berkunjung ke IKN. (RK)



