Kisah Sukses Owner Selalu Teh, Dari Kaki Lima Kini Punya 200 Karyawan

Tenggarong – Berusaha di sektor Food and Beverage (FNB), bisa dibilang sebagai salah satu hal yang menjajikan. Tak heran banyak pelaku usaha di sektor ini, menuai sukses besar. Adi Darmawan salah satunya, satu diantara pelaku UMKM paling sukses di Kutai Kartanegara (Kukar). Dengan beberapa brand FNB yang sukses dikembangkannya.

Kini, laki-laki berusia 40 tahun itu mampu mempekerjakan sekitar 200 orang karyawan. Namun tidak banyak yang tahu, bahwa pemilik salah satu minuman paling laris di Tenggarong ini memulai usahanya dari pedagang kaki lima.

Pada wartawan radarkukar.com dia bercerita, bersama sang istri mulai menjalankan usahanya ini sejak tahun 2015. Pada saat itu, istrinya membuka lapak yang menjual makanan ringan. Seperti sosis, kentang goreng, serta makanan lainnya di bawah Jembatan Kartanegara, Timbau.

Sedangkan dirinya memiliki lapak untuk menyewakan berbagai mainan anak-anak. Usahanya inipun dijalaninya hingga tahun 2017. Berbekal pengalaman berjualan selama dua tahun itu, dia memahami bahwa ternyata bisnis di dunia FNB merupakan sesuatu yang cukup menjanjikan.

“Dari situ, akhirnya kita memberikan diri, akhirnya buka warung palet tuh. Nah dari sana kok kayaknya soul-nya ketemu, ya rejekinya ada juga lah disana. Akhirnya kita coba fokus di dunia makanan,” cerita Adi Darmawan.

Kini usahanya ini terus mengalami perkembangan, bahkan tidak hanya Warung Palet saja. Kini dia memiliki brand FNB lainnya. Seperti Mie Level, Gerah, dan Selalu Teh. Luar biasanya lagi tidak hanya memiliki satu outlet, kini usahanya ini telah memiliki puluhan outlet yang tersebar di berbagai wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim). Berkat usahanya ini, dia dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi 200 karyawan.

Saat disinggung soal kunci suksesnya usaha di sektor FNB, dia memaparkan bahwa prinsip dasar yang senantiasa ditanamkannya dalam mengembangkan usaha. Yakni prinsip Unique Selling Product (USP). Bagaimana dia selalu mengembangkan usahanya dengan konsep yang unik, berbeda dari produk-produk lain. Sehingga produknya memiliki identitas yang kuat.

“Apa yang bedakan kita sama orang, kalau produk kita udah unik, brand kita lagi dibikin unik, kalau brand kita udah unik marketing kita lagi yang dibikin unik, kalau marketing kita udah unik treatment kita lagi ke konsumen yang kita bikin unik. Jadi semuanya kita upayakan ada faktor pembedanya lah sama yang lain,” paparnya.

Salah satu brand FNB yang dikembangkannya adalah Selalu Teh. Rasanya hampir tidak ada masyarakat Tenggarong yang tidak mengenal brand minuman ringan satu ini. Kini Adi Darmawan, sedang fokus mengembangkan brand ini. Ditahun ini saja dia menargetkan usahanya ini akan memiliki 100 outlet, dengan mulai merambah pasar di Pulau Sulawesi.

“Target kita tahun ini buka 100 outlet, mudah-mudahan sesuai target, karena target kita di brand itu (Selalu teh) seperti itu. Dan tahun ini kita berencana buat ekspansi di Sulawesi Selatan dan Tarakan, harusnya Februari udah open,” pungkasnya. (tabs)