TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), dr Aulia Rahman Basri, mengungkapkan bahwa Indeks Inovasi Daerah saat ini telah mencapai angka 62 persen, yang sudah memenuhi target yang ditetapkan sebelumnya. Hal ini menandakan bahwa kegiatan inovasi di Kabupaten Kukar berjalan dengan baik.
Menurut Aulia, pencapaian indeks inovasi tersebut menjadi tanda keberhasilan dan diharapkan dapat mendorong minat terhadap kegiatan inovasi di daerah Kukar. “Nah, harapan kita dengan adanya penilaian ini, maka indeks simultanitas ini secara kegiatan inovasi dapat terus berlanjut,” ungkap Aulia.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tujuan utama dari inovasi bukan hanya untuk mencapai angka, melainkan untuk membentuk budaya organisasi yang baik di setiap perangkat daerah. Dengan budaya inovasi yang baik, maka setiap orang akan lebih mudah terpapar dan tergerak untuk berinovasi bukan karena paksaan, melainkan sebagai bagian dari etos kerja.
“Jadi, nanti orang tidak merasa terpaksa melakukan inovasi karena sudah menjadi budaya dan menjadi bagian dari organisasi perangkat daerah,” tambahnya.
Dengan terus menumbuhkan budaya inovasi yang kuat, Pemkab Kukar optimis dapat menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong kemajuan daerah ke depan. (ADV)
Penulis : Shavira Ramadhanita



