Geger! Misteri Motor Terparkir 2 Hari Ungkap Penemuan Jasad Membusuk di Kebun Loa Lepu

TENGGARONG – Kejadian penemuan mayat seorang laki-laki di kebun, menggegerkan warga RT 4 Desa Loa Lepu. Belakangan korban diketahui berinisial IH, pemuda 27 tahun, ditemukan gantung diri pada Minggu (2+/6/2026) silam.

Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar, melalui Kasi Humas, Iptu Maryono, mengatakan bahwa korban merupakan pemuda asal Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Penemuan jasad ini bermula dari kecurigaan warga sekitar mengenai adanya kendaraan yang tertinggal cukup lama di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan dari seorang saksi, Marju, bahwa motor terlihat sejak Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 06.00 Wita.

“Ia melihat satu unit sepeda motor honda beat warna hitam yang terparkir diatas jembatan gorong-gorong persis didepan pondok saksi Marju, namun dirinya mengira pemilik motor terdebut adalah pemburu binatang,” ungkap Iptu Maryono.

Iptu Maryono menerangkan, bahwa setelah dua hari motor tersebut masih berada disana, saksi Marju pun berinisiatif memfoto dan mengirimkan di grup RT dengan maksud mencari tahu siapa pemilik kendaraan tersebut.

Namun akhirnya, misteri keberadaan motor tersebut akhirnya terjawab secara tragis pada akhir pekan lalu. Saat saksi hendak beraktivitas di kebun, aroma menyengat menuntun mereka pada pemandangan yang memilukan.

Pada hari Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 10.10 Wita, saksi Marju dan saksi Suradi masuk ke dalam kebun milik Samsudin untuk mencari rumput pakan ternak. Namun tercium bau busuk dan diketemukan jasad korban sudah tergantung dalam keadaan membusuk dan dikerubungi lalat.

“Kemudian kejadian tersebut dilaporkan kepada Klketua RT 3 dan diteruskan kepada Polsek Tenggarong Seberang,” tambah Iptu Maryono.

Mendapat laporan dari warga, pihak kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan mengamankan area sekitar.

Iptu Maryono menyebutkan bahwa anggota Piket Polsek Tenggarong Seberang yang menerima laporan bersama dengan Piket SPKT, Inafis dan Piket Fungsi Polres Kukar langsung ke lokasi untuk mengamankan TKP dan memasang garis Polisi.

“Korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Aji Muhammad Parikesit untuk dilakukan visum luar sambil menunggu keluarga korban dari Muara Wahau Kabupaten Kutai Timur.” jelasnya.

Menanggapi peristiwa tragis ini, pihak berwajib mengingatkan masyarakat akan pentingnya saling peduli dan mencari solusi yang sehat dalam menghadapi tekanan hidup.

Kasi Humas Iptu Maryono mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan bunuh diri dalam menyelesaikan segala permasalahan yang ada. “Apabila ada suatu permasalahan yang rumit dan tidak bisa untuk diselesaikan sendiri, segera berkomunikasi dengan orang lain” tutupnya.

Penulis : Shavira Ramadhanita
Editor : Afi

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.