TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) saat ini berhasil menurunkan angka kemiskinan. Hal ini sampaikan langsung oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengenai capaian kinerja pemerintah daerah. Menurut data terbaru, angka kemiskinan di Kukar tahun ini telah berhasil turun dari 7,3 persen menjadi 6,8 persen.
Bupati Aulia mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian yang di raih. Mengingat angka 7 persen telah menjadi batas yang sulit ditembus selama tiga dekade terakhir.
”Kita cukup berbangga, angka kemiskinan di Kukar tahun ini turun. Selama 30 tahun, angka kemiskinan di Kutai Kartanegara berada di angka 7 persen, Sekarang kita sudah berada di angka 6 persen, meskipun komanya masih tinggi,” ungkap Aulia Rahman Basri.
Bupati menegaskan bahwa statistik ini merupakan cerminan nyata dari kinerja dan dampak positif proses kerja yang telah dilaksanakan oleh seluruh jajaran pemerintah daerah. “Angka-angka statistik ini memperlihatkan kinerja kita, dampak dari proses-proses kerja kita,” tambahnya.
Meskipun capaian kemiskinan menunjukkan tren positif, Bupati Aulia juga menyatakan tantangan yang saat ini dihadapi, yakni penanganan masalah stunting di Kukar.
Bupati menyampaikan kekhawatiran karena adanya penurunan transfer keuangan daerah. Namun, ia menekankan bahwa penurunan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk mengendorkan upaya penanganan stunting. Mengingat ini merupakan bagian dari pelayanan dasar.
“Tidak ada alasan bagi kita ketika dilakukan evaluasi di tahun 2026 nantinya, itu memperlihatkan angka stunting yang malah naik atau bertahan,” tegasnya.
Untuk memastikan keberhasilan program, Bupati Aulia mendesak agar penanganan stunting benar-benar dirumuskan secara tepat sasaran. Disesuaikan dengan pembiayaan yang ada, mengingatkan bahwa pekerjaan penurunan stunting adalah tanggung jawab bersama.
“Pekerjaan stunting ini adalah pekerjaan kita semua, makanya tim percepatan penurunan stunting terdiri dari lintas sektor. kolaborasi seluruh pihak ini penting untuk mencapai target penurunan stunting di tahun-tahun mendatang,” tutup Aulia.
Penulis : Shavira Ramadhanita



