Dukung Ketahanan Pangan, Camat Tenggarong Seberang Dorong Generasi Muda Terjun ke Pertanian

TENGGARONG – Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono, mengungkapkan pentingnya mendorong generasi muda untuk kembali terjun ke sektor pertanian. Dengan 70-80 persen warga Kecamatan Tenggarong Seberang yang berprofesi sebagai petani, pertanian menjadi sektor utama yang harus terus dikembangkan. Terutama untuk mendukung ketahanan pangan di Ibu Kota Nusantara (IKN) maupun daerah sekitarnya.

Menurutnya pertanian di Kecamatan Tenggarong Seberang tidak hanya mencakup sawah, tetapi juga mencakup perkebunan dan peternakan. Ia menyampaikan harapan dari pemerintah daerah, khususnya bupati, agar pengembangan sektor pertanian tersebut semakin meluas dan berkelanjutan.

“Ada tantangan yang kami hadapi, terutama dalam pemasaran hasil pertanian serta ketersediaan sarana produksi seperti pengairan, pupuk, bahan bakar mesin dan lainnya yang sudah kami petakan,” ungkap Tego, pada Selasa (5/8/2025)

Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah regenerasi petani. Saat ini banyak petani yang sudah berumur di atas 50 tahun, dan perlahan mulai meninggalkan aktivitas pertanian. Sementara lahan pertanian masih sangat luas dan potensial untuk dikelola.

“Kami mencoba mengajak para petani milenial yang masih dalam usia produktif agar mau kembali dan berani menekuni sektor pertanian. petani itu memang melakukan suatu pekerjaan yang indah dan mulia,” tambahnya.

Upaya ini juga merupakan bagian dari dukungan Kecamatan Tenggarong Seberang sebagai sumber pangan. Dengan partisipasi generasi muda, diharapkan produktivitas pertanian akan meningkat dan keberlangsungan sektor ini dapat dipertahankan. (ADV)

Penulis : Shavira Ramadhanita

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.