TENGGARONG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara (Kukar) terus meningkatkan fasilitas Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kukar. Pada tahun 2025 ini, Dishub Kukar menargetkan pembangunan sekitar 5.500 lampu penerangan jalan di 20 kecamatan, meskipun mengalami penyesuaian dari target awal sebanyak 6.000 unit.
Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaedi, menjelaskan bahwa penurunan target tersebut disebabkan oleh adanya rasionalisasi anggaran akibat beberapa kegiatan yang belum sempat dilakukan kontrak. “Target awal kami sekitar 6 ribu lampu, namun setelah rasionalisasi kami fokus pada sekitar 5.500 lampu. Meski demikian, Alhamdulillah pembangunan LPJU untuk pemerataan di kecamatan-kecamatan Kutai Kartanegara tetap berjalan dengan baik,” ungkap Ahmad Junaedi.
Program ini memprioritaskan wilayah hulu seperti Kecamatan Kota Bangun dan Tabang, di mana pembangunan jalan poros yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) juga sedang digencarkan. Selain itu, daerah seperti Sebelimbingan, Teluk Muda, dan Kembang Janggut sudah mulai terpasang lampu penerangan jalan.
Meski masih ada beberapa titik di Tabang yang perlu dilengkapi, pihak Dishub berencana melanjutkan pembangunan 100% di ruas jalan poros Kecamatan Kota Bangun dan Tabang. Di wilayah tengah Kutai Kartanegara, terutama kota Tenggarong dan sekitarnya seperti Tenggarong Seberang, Loa Kulu, dan Sebulu, pemasangan lampu penerangan juga menjadi prioritas.
Khusus untuk jalur dengan lalu lintas harian yang cukup padat seperti ruas Tenggarong-Jongkang, lampu sudah dipasang dan tinggal menunggu surat layak operasi dari PLN agar segera dapat dinyalakan. “Kami berharap dalam waktu dekat lampu-lampu tersebut dapat beroperasi penuh demi memberikan kenyamanan dan mendukung kelancaran transportasi, terutama jalur antara Tenggarong dan Samarinda,” tambahnya.
Untuk se-Kukar itu target sebenarnya sekitar 42 ribu tirik. Secara keseluruhan, telah terpasang lebih dari 22 ribu lampu di Kukar dan dengan penambahan 6 ribu lampu tahun ini, jumlahnya mencapai sekitar 28 ribu titik lampu. Masih tersisa sekitar 14 ribu titik yang menjadi target pembangunan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar. (ADV)
Penulis : Shavira Ramadhanita



