Binlat Bintang Pengabdian Resmi Dibuka, Diikuti 239 Pelajar Asal Kukar

TENGGARONG – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi membuka acara Bimbingan dan Pelatihan (Binlat) Bintang Pengabdian, bagi siswa-siswi berprestasi di Kukar. Acara pembukaan ini bertempat di Aula Dispora Kukar, pada Rabu (21/1/2026).

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menekankan bahwa keberhasilan program ini bukan hanya terletak pada fasilitas pemerintah, melainkan pada restu orang tua beserta keluarga.

​”Bagaimanapun semangat anak-anak dan pemerintah daerah dalam meningkatkan SDM, tanpa dukungan keluarga dan orang tua, ini tidak ada artinya. Dalam agama pun, rida orang tua adalah rida semuanya,” ungkap Aji Ali Husni.

Program Binlat tahun ini mencatat peningkatan yang sangat luar biasa. Dari total 600 lebih pendaftar yang masuk melalui sistem daring, panitia terpaksa menutup pendaftaran hanya dalam waktu 2 hari dari jadwal semula 9 hari karena kuota yang telah terpenuhi.

​Setelah melalui penjaringan fisik awal, terpilih 239 peserta yang terdiri dari 73 orang peminat jalur TNI, ​109 orang peminat jalur Polri, ​47 orang peminat jalur Sekolah Kedinasan.

Aji Ali Husni juga menyatakan rasa syukurnya karena program ini telah menyentuh 80 persen wilayah kecamatan di Kukar. Termasuk daerah terpencil seperti Kecamatan Tabang.

“Artinya keterjangkauan informasi program ini sudah menyentuh masyarakat yang jauh seperti Tabang. Kami berharap pemerintah kecamatan dan desa terus mendukung agar informasi ini berkembang baik,” tambahnya.

Selama 10 hari ke depan, para peserta akan menjalani simulasi seleksi mulai dari tes akademik, psikologi, hingga tes kesehatan. Seluruh tahapan ini disesuaikan menyerupai seleksi asli di lembaga TNI, Polri, maupun Sekolah Kedinasan.

​Salah satu tujuan utama Binlat ini, untuk mematahkan ketakutan masyarakat mengenai biaya pendidikan kedinasan yang dianggap mahal. Aji Ali Husni menegaskan bahwa seluruh program ini dilaksanakan secara gratis.

​”Hari ini terjawab, tidak ada lagi ketakutan terhadap biaya atau pendidikan yang keras. semuanya dilakukan secara terbuka dan gratis. Pemerintah akan mengawal anak-anak ini sampai pelaksanaan seleksi nantinya,” tegas Aji Ali Husni.

​Melalui kolaborasi antara dukungan orang tua, semangat peserta, dan fasilitasi pemerintah, diharapkan putra-putri Kukar mampu bersaing di tingkat nasional dan melahirkan sumber daya manusia yang hebat khususnya untuk Kukar.

Penulis : Shavira Ramadhanita

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.