Beasiswa Tematik Kukar Diperkuat, Cetak 1.000 SDM Unggul Sesuai Kebutuhan Daerah

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan skema beasiswa kerja sama tematik tidak hanya dilanjutkan, tetapi juga diperkuat dalam kerangka Beasiswa Kukar Idaman Terbaik. Program ini disiapkan untuk mencetak seribu Sumber Daya Manusia (SDM) spesifik yang dibutuhkan daerah hingga tahun 2029.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setkab Kukar, Dendi Irwan Fahriza, menyampaikan bahwa program ini merupakan kelanjutan langsung dari Beasiswa Kukar Idaman yang sudah berjalan dalam beberapa tahun terakhir.

“Kita akan melanjutkan dari Beasiswa Kukar Idaman ke program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik,” kata Dendi, Jumat (21/11/2025).

Dalam skema baru ini, Pemkab Kukar menyiapkan pembiayaan penuh bagi 200 mahasiswa setiap tahun selama periode 2025–2029. Para penerima akan disekolahkan melalui kerja sama dengan sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terkemuka di Indonesia, dengan komitmen agar setelah lulus, mereka kembali mengabdi di Kukar.

“Target 200 orang per tahun yang akan dibiayai, mulai dari sekolah kedinasan, tematik informatika, kesehatan, pertanian dalam arti luas. Itu akan terus berlanjut berdasarkan kebutuhan SDM tematik yang ada di Kutai Kartanegara,” tambahnya.

Disesuaikan dengan Kebutuhan Formasi di Daerah

Dendi menjelaskan, dalam RPJMD Kukar 2025–2029, beasiswa tematik difokuskan untuk mengisi kebutuhan SDM spesifik di perangkat daerah. Pola kerja sama dengan kampus dirancang sesuai roadmap kebutuhan tiap sektor.

“Karena segmen kerja sama ini akan lebih mengeksplor kebutuhan SDM tematik yang ada di perangkat daerah,” ujarnya.

Salah satu contoh yang ia sebutkan adalah kebutuhan tenaga di bidang akuntansi. Untuk formasi tersebut, Pemkab Kukar membuka skema kerja sama pendidikan dengan lembaga yang memiliki kekuatan di bidang keuangan negara, seperti Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).

Di sektor kesehatan, beasiswa tematik diarahkan untuk memperkuat layanan dasar di fasilitas kesehatan yang tengah berkembang dan membutuhkan tambahan tenaga medis. Terutama di kecamatan-kecamatan yang layanan puskesmasnya sudah beroperasi 24 jam, serta mendukung rencana pengoperasian rumah sakit umum daerah di Muara Badak.

“Ada di Tabang, ada di Kembang Janggut, karena layanan puskesmas sekarang buka 24 jam, jadi membutuhkan SDM kesehatan yang banyak,” imbuhnya.

Kerja Sama dengan Kampus Besar Nasional

Untuk menjaga kualitas lulusan, Pemkab Kukar menggandeng universitas-universitas ternama sebagai mitra pendidikan. Sejumlah kampus telah teridentifikasi berdasarkan rekomendasi teknis dari Dinas Kesehatan dan perangkat daerah lainnya.

Sejumlah perguruan tinggi yang masuk dalam daftar pembahasan, antara lain Universitas Mulawarman (Unmul), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Brawijaya, hingga Universitas Hasanuddin (Unhas).

“Itu beberapa yang sudah teridentifikasi dan sudah dilakukan pembahasan baik secara virtual maupun langsung,” jelas Dendi.

Melalui Beasiswa Kukar Idaman Terbaik, pemerintah daerah berharap dapat melahirkan generasi SDM unggul di bidang-bidang strategis seperti kesehatan, informatika, pertanian, hingga akuntansi. Para penerima beasiswa diharapkan kembali ke Kukar setelah lulus dan memperkuat pelayanan publik, sekaligus menjawab kebutuhan pembangunan di berbagai sektor. (Adv)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.