Pemkab Kukar Jamin Pasokan Pangan Aman Jelang Ramadan, Operasi Pasar Disiapkan

TENGGARONG – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas pangan di daerah. Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) memastikan stok kebutuhan pokok utama dalam kondisi mencukupi hingga Idulfitri.

Kepala Disketapang Kukar, Sutikno, menyampaikan bahwa hasil pendataan dan evaluasi lapangan menunjukkan pasokan beras, minyak goreng, dan tepung berada pada level aman. Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu cemas menghadapi lonjakan permintaan saat Ramadan.

“Stok yang tersimpan, terutama beras, masih sangat cukup. Ketersediaannya baik di dinas maupun di lapangan terjaga, jadi kebutuhan masyarakat Kukar dipastikan terpenuhi sepanjang Ramadan,” ujar Sutikno.

Selain memastikan kecukupan stok, jalur distribusi pangan juga dipantau secara berkala. Pemerintah daerah ikut melibatkan distributor, agen, dan pengecer untuk memastikan bahan pokok mengalir tanpa kendala ke pasar-pasar tradisional.

“Kami terus berkomunikasi dengan pelaku usaha pangan. Hingga saat ini, belum ada hambatan distribusi dan pasokan ke pasar tradisional berjalan normal,” lanjutnya.

Meski stok dinyatakan aman, potensi lonjakan harga di sejumlah komoditas dianggap tetap perlu diwaspadai. Cabai, bawang merah, dan daging sapi menjadi komoditas yang diperkirakan rawan mengalami kenaikan menjelang Ramadan.

Sebagai langkah pengendalian, Disketapang bekerja sama dengan Bulog menyiapkan operasi pasar murah pada 11–12 Maret 2025. Sebanyak 30 ton beras akan dilepas dengan harga terjangkau, diikuti komoditas lain seperti minyak goreng, tepung, serta kacang-kacangan.

“Operasi pasar ini untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan gejolak harga. Harga yang ditawarkan akan lebih rendah dibandingkan harga pasar umum,” ungkap Sutikno.

Dari sisi pengawasan harga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kukar memperkuat pemantauan harian. Kepala Bidang Pemasaran Produk Dalam Negeri dan Pengendalian Barang Pokok Disperindag Kukar, Muhammad Bustani, memastikan pengecekan rutin dilakukan selama Ramadan.

“Setiap hari kami turun langsung pantau stok, harga, dan aktivitas pedagang. Distributor dan agen juga sudah diminta menjaga kestabilan harga agar tidak terjadi spekulasi,” tegas Bustani. (Adv)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.