Pemkab Kukar Pilih Penyeberangan dan Kendaraan Listrik untuk Akses ke Pulau Kumala

TENGGARONG – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, menegaskan bahwa rencana pembangunan jembatan untuk kendaraan menuju Pulau Kumala dibatalkan direalisasikan. Lantaran dianggap kurang realistis terutama dari segi anggaran.

Saat ini, akses utama satu-satunya ke Pulau Kumala, masih melalui Jembatan Repo-Repo yang hanya memungkinkan pejalan kaki melintasinya. Namun jalur ini dinilai kurang ideal terutama saat cuaca buruk, sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi para wisatawan.

“Wacana pembangunan jembatan kendaraan pernah muncul, namun biayanya mencapai sekitar Rp 800 miliar dan secara bisnis tidak sebanding,” ungkap Rendi Solihin.

Alternatif solusinya, Penkab Kukar tengah merancang penyeberangan mobil secara langsung ke Pulau Kumala. Setelah tiba di pulau, pengunjung akan menggunakan kendaraan listrik untuk berkeliling. Ini selaras dengan konsep wisata ramah lingkungan.

“Opsi ini lebih efisien dan lebih realistis dibandingkan membangun jembatan,” tambahnya.

Dengan langkah ini, Pemkab berharap akses ke Pulau Kumala menjadi lebih nyaman dan aman. Sekaligus mampu meningkatkan kunjungan wisatawan serta menghidupkan kembali Pulau Kumala sebagai destinasi unggulan di Kalimantan Timur. (Adv)

Penulis : Shavira Ramadhanita

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.