TENGGARONG – Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, memberikan penegasan terkait pentingnya menerapkan politics of honesty atau politik kejujuran serta politik transparansi dalam roda pemerintahan saat ini.
Ia mengingatkan agar aparatur birokrasi menjaga netralitas dan tidak menunjukkan keberpihakan pada kepentingan partai politik tertentu. Segala bentuk pergerakan oknum birokrasi yang tidak netral pasti akan terpantau dan dinilai langsung oleh publik.
“Politik hanes itu politik transparansi sekarang. Ketika nanti ada yang berani menunjukkan diri bahwa dia bekerja untuk partai tentu, ya kita note sama-sama. Artinya masyarakat juga akan tahu dan pasti akan bisa melihat, termasuk dalam urusan-urusan pemerintahan yang lainnya,” ungkapnya.
Secara terbuka, Rendi menyentil dinamika internal yang ada di wilayah Kutai Kartanegara saat ini, termasuk keberadaan figur-figur tertentu di dalam birokrasi.
“Di Kutai Kartanegara banyak sekali pendekar idaman dan lain sebagainya. Kita cukup notice, artinya masyarakat akan melihat langsung ketika ada birokrasi yang bekerja untuk partai. Ya politik hanes itu penting,” jelasnya.
Ia menilai pola-pola politik lama yang mengandalkan kepura-puraan sudah tidak berlaku lagi. Masyarakat Kukar saat ini sudah cerdas dan mampu membedakan mana kerja nyata dan mana yang sekadar kepura-puraan demi kepentingan Pemilu.
“Jadi masyarakat sekarang sudah pandai melihat yang mana yang jujur, yang mana hanya gimmick, yang mana hanya pura-pura atau yang mana hanya datang ketika lima tahunan saja. Artinya itu tidak bisa dibohongi lagi,” katanya.
Lebih lanjut, ia mewanti-wanti ketidakjujuran dalam bersikap dan berbuat untuk masyarakat akan langsung mendatangkan dampak (impact) serta umpan balik (feedback) yang buruk dari warga itu sendiri.
Mengenai maraknya penggunaan media sosial sebagai sarana penyampaian aspirasi maupun gimmick politik saat ini, Rendi mengimbau agar landasan kejujuran tetap menjadi yang utama agar pesan tersebut bisa diterima dengan baik oleh masyarakat.
“Artinya aspirasi ataupun gimmick yang disampaikan melalui media sosial itu pasti akan disampaikan dengan baik juga kepada masyarakat. Jadi kalau kita dasarnya sudah menggunakan politik hanes, Insya Allah masyarakat akan paham,” ungkapnya.
Pewarta: Shavira Ramadhanita
Editor: Yahya Yabo



