TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus bergerak cepat, dalam mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2026.
Langkah ini ditegaskan dalam rapat lanjutan pembahasan rencana kegiatan antar-seksi, yang berlangsung di Ruang Rapat Daksa Arta, Kantor BPKAD Kukar, pada Senin (22/6/2026).
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono, menyatakan bahwa sosialisasi awal mengenai rencana kegiatan MTQ, kini sudah mulai tersampaikan dengan baik kepada seluruh kontrol seksi dan bidang terkait. Demi akselerasi persiapan, Sunggono menginstruksikan seluruh seksi untuk bergerak cepat dalam waktu dekat.
“Saya perintahkan akhir bulan ini kita sudah bisa menyusun daftar kebutuhan rinci anggaran dari masing-masing seksi. Mudah-mudahan bulan Juli semuanya sudah bisa running, sudah bisa mulai bergerak secara teknis,” ungkap Sunggono.
Untuk memastikan seluruh pergerakan berjalan tanpa kendala, Sunggono juga memerintahkan agar rapat evaluasi digelar secara berkala setiap pekannya. Yakni guna menyelaraskan program kerja di masing-masing bidang.
Rencananya MTQ Kaltim 2026 akan berpusat di wilayah Tenggarong, dengan menyebar ke 17 titik venue utama. “Beberapa lokasi yang dipersiapkan di antaranya adalah MAN 2 Tenggarong, Gedung DPRD Kukar, Kantor Bupati, Kantor Bappeda, serta beberapa titik strategis lainnya,” tambahnya.
Pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Kaltim ini sendiri. ditargetkan akan bergulir pada pekan pertama bulan November. Terkait kesiapan anggaran, Sunggono membeberkan bahwa penunjukan Kukar sebagai tuan rumah terjadi di pertengahan pelaksanaan kegiatan berjalan.
Oleh karena itu, Pemkab Kukar saat ini memaksimalkan dana yang telah tersedia di APBD murni sebesar Rp8 miliar. Awalnya digunakan untuk MTQ tingkat kabupaten.
“Nominalnya memang tidak besar, hanya sekitaran Rp8 miliar. Mudah-mudahan nanti di anggaran perubahan bisa kita tambahkan. Kita juga mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Namun, jika ada kebutuhan mendesak yang memerlukan penanganan cepat sebelum APBD Perubahan cair, Pemkab Kukar telah menyiapkan opsi alternatif dengan menggandeng perusahaan-perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah Kukar.
Persiapan yang dicicil sejak jauh hari ini bukan tanpa alasan. Sunggono menekankan bahwa bupati Kukar menaruh perhatian besar, agar daerahnya mampu menyukseskan acara ini dan menjadi tuan rumah yang ramah.
“Kita ingin jadi tuan rumah yang baik. Jangan sampai membuat kafilah atau kota-kota lain merasa tidak nyaman atau tidak dilayani,” tegasnya.
“Melalui skema yang ditentukan nantinya setiap bidang diharapkan mampu mengadopsi atau memodifikasi sistem yang ada, agar pelaksanaan MTQ Kaltim 2026 di Tenggarong berjalan dengan sukses dan mengesankan,” tutupnya
Penulis : Shavira Ramadhanita
Editor : Afi



