TENGGARONG – Hari pertama pembukaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri Tahap I di Kalimantan Timur (Kaltim), mengalami kendala teknis. Sejumlah calon peserta didik dan orang tua siswa melaporkan kesulitan, dalam mengakses situs pendaftaran daring sejak pagi hari.
Gangguan sistem ini dirasakan merata di seluruh wilayah Kaltim, termasuk di Kukar. Salah satunya di SMAN 1 Tenggarong. Keluhan tidak hanya datang dari ratusan warga melalui kanal helpdesk daring, tetapi juga puluhan orang tua yang datang langsung ke sekolah untuk meminta solusi.
Kepala Sekolah SMAN 1 Tenggarong, Djunijanto, menjelaskan bahwa kendala ini muncul karena perubahan sistem pendaftaran tahun ini. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang dikelola secara mandiri oleh masing-masing kabupaten dan kota.
Pendaftaran SPMB 2026 kini dikelola secara terpusat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim yang bekerja sama dengan Telkom dan Diskominfo.
“Tahun ini sistemnya terpusat untuk efisiensi dan memudahkan penarikan data kebijakan provinsi. Namun, karena semua akses masuk melalui satu pintu dan diakses serentak oleh ribuan siswa serta operator sekolah se-Kaltim, server mengalami lonjakan trafik yang tinggi hingga akhirnya down sejak jam 08.00 pagi tadi,” ungkap Djunijanto, pada Senin (22/06/2026).
Djunijanto memastikan pihak sekolah terus memantau instruksi dari Disdikbud Kaltim sembari berusaha memberikan pelayanan terbaik. Pihak sekolah sendiri telah menyiagakan total 13 personel, terdiri dari 6 operator pendaftaran dan 7 verifikator untuk mengantisipasi proses masuknya data.
Bagi yang belum berhasil melakukan pendaftaran, pihak sekolah mengimbau untuk tidak panik. Mengingat situs pendaftaran dapat diakses selama 24 jam, orang tua siswa disarankan mencoba kembali pada waktu di luar jam sibuk, seperti siang, sore atau malam hari.
“Untuk pendaftaran daring bisa dilakukan dari rumah kapan saja. Namun, proses verifikasi data tetap kami layani sesuai jam kerja, yakni pukul 08.00 hingga 15.00 Wita,” tambahnya.
Sesuai dengan petunjuk teknis, pendaftaran Tahap I yang berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026. Diperuntukkan bagi jalur Afirmasi sebanyak 30 persen, jalur Prestasi sebanyak 30 persen, Domisili Prioritas sebanyak 10 persen dan Mutasi Orang Tua sebanyak 5 persen. SMAN 1 Tenggarong sendiri memiliki kuota daya tampung sebanyak 342 murid yang akan dibagi ke dalam 9 rombongan belajar (rombel).
Setelah Tahap I selesai, pendaftaran Tahap II untuk jalur umum dengan kuota 20-25 persen dijadwalkan akan dibuka pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026 mendatang.
Pihak sekolah berharap sistem server akan segera stabil, sehingga proses pendaftaran dapat berjalan lancar hingga batas waktu yang ditentukan. Masyarakat diharapkan terus memantau informasi terkini melalui kanal resmi sekolah maupun cabang dinas setempat.
Penulis : Shavira Ramadhanita
Editor : Afi



